Antartika Sembunyikan Ngarai Terbesar, Peta ini Tunjukkan Buktinya

Kompas.com - 16/01/2020, 20:46 WIB
Gua di bawah lapisan es Antartika yang hangat, bersuhu sekitar 20 derajat Celsius sehingga manusia bisa hanya memakai kaos. ANUGua di bawah lapisan es Antartika yang hangat, bersuhu sekitar 20 derajat Celsius sehingga manusia bisa hanya memakai kaos.


KOMPAS.com - Peta terbaru menunjukkan apa yang selama ini tersembunyi di bawah lapisan es benua Antartika. Peta ini sekaligus akan membantu peneliti dalam memprediksi dampak perubahan iklim global.

Lapisan es di benua Antartika selama berabad-abad telah menyembunyikan apa yang ada di bawahnya. Perlahan lapisan es mulai meleleh dan memperlihatkan banyak rahasianya.

Selama beberapa tahun terakhir, para peneliti telah mempelajari area tersebut, yang diperkirakan menjadi salah satu permukaan daratan terbesar di Bumi.

Tim ahli glasiologi dari University of California, Irvine, telah merilis peta topografi terperinci mengenai daerah tersebut, seperti dilansir dari Mother Nature Network, Kamis (16/1/2020).

Baca juga: Eksperimen Antartika Ungkap Partikel Hantu, Peneliti Pakai Alat ini

Peta ini merupakan bagian dari proyek BedMachine dan telah diterbitkan dalam jurnal Nature Geoscience.

Dampak Perubahan Iklim

Para peneliti mengatakan studi ini akan membantu mengungkap wilayah benua yang kemungkinan besar paling rentan terhadap perubahan iklim.

"Ada banyak kejutan di sekitar benua (Antartika) itu, terutama di wilayah yang sebelumnya tidak dipetakan dengan sangat rinci dengan radar," kata Profesor Ilmu Sistem Bumi UCI, Mathieu Morlinghem.

Masih menurut Morlinghem, BedMachine Antartika pada akhirnya menyajikan gambar campuran antara aliran es di beberapa daerah yang relatif terlindungi dengan baik, dan daerah yang terlihat dasar tanahnya.

Baca juga: Titik Terendah Daratan Bumi Ternyata Ada di Antartika Timur

Sementara itu, pada lapisan retrograde di Antartika terbukti lebih berisiko dari potensi ketidakstabilan lapisan es laut.

Beberapa hasil yang paling menarik dari penelitian ini, menurut rilis universitas adalah penemuan bagaimana menstabilkan punggung es yang mengalir melintasi pegunungan transantarctic.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X