Kompas.com - 09/12/2019, 10:17 WIB
Gerhana matahari cincin 26 Desember 2019 Gerhana matahari cincin 26 Desember 2019

Hujan meteor Geminid berlangsung dari 4 sampai 16 Desember setiap tahunnya. Pada 2019 ini, puncak hujan meteor antara 13-14 Desember dini hari.

Sedikitnya ada 120 meteor per jam yang akan turun menghiasi lagit. Dengan catatan, kondisi langit cerah.

Dilansir Space.com, meteor Geminid memiliki warna cerah pekat, dan bergerak dengan kecepatan 35 km.detik.

Untuk mengamati hujan meteor ini, carilah rasi Gemini yang terbit antara pukul 20.00 WIB.

Bulan Cembung besar yang terbit beriringan dengan arah datang Geminid akan menjadi sumber polusi cahaya alami di langit. Ini membuat hujan meteor Geminid tak mudah diamati.

"Hujan meteor kuat Geminid pada 13-14 Desember, kemungkinan besar (sulit dilihat karena) terganggu bulan purnama," ujar Thomas.

3. Matahari berada pada titik paling selatan, 22 Desember 2019

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Thomas, pada Minggu (22/12/2019), matahari akan berada pada titik paling selatan Bumi.

4. Gerhana matahari cincin, 26 Desember 2019

Jika pada 26 Desember 2019 nanti kita berada di Sumatera atau Kalimantan, kita sangat mungkin menyaksikan fenomena langka Gerhana Matahari Cincin (GMC).

Halaman:


Sumber SPACE.COM
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.