Hoaks Cuaca Panas Bikin Pembuluh Darah Mikro Meledak

Kompas.com - 23/10/2019, 19:03 WIB
Ilustrasi suhu panas Ilustrasi suhu panas

KOMPAS.com - Beberapa hari terakhir sejumlah wilayah di Indonesia mengalami cuaca panas yang suhunya bisa lebih dari 39 derajat Celsius.

Fenomena ini pun tak lepas dari informasi-informasi yang beredar di masyarakat, salah satunya terkait dampak suhu panas terhadap kesehatan.

Narasi yang beredar:

Salah satu pesan yang didapat Kompas.com pada Selasa (22/10/2091) menyebut bahwa Indonesia, Malaysia, dan beberapa negara lain saat ini sedang mengalami gelombang panas.

Baca juga: Hoaks Akumulasi Energi Patahan Sunda Hampir Kritis, Ini Penjelasannya

Pesan tersebut memberikan beberapa tips yang harus dilakukan dan dihindari untuk menyelamatkan nyawa di tengah gelombang panas seperti saat ini.

Berikut rincian pesannya:

Indonesia, Malaysia dan bbrp negara lain. saat ini sedang mengalami gelombang panas.

Apa tips yang harus dilakukan dan dihindari simak ya

Harap perhatikan hal hal berikut ini:

1. Seorang teman dokter datang ke saya mengatakan, cuaca sangat panas.
Di siang hari, bisa mencapai 40C.

Katanya:
"Pada 40 derajat, jangan Anda langsung minum air es! Pembuluh darah mikro bisa meledak. Seorang temannya, dari terkena terik matahari masuk ke rumah, mencuci kaki dengan air dingin. Pandangan mata jadi kabur, dia pun pingsan.

2. Suhu di beberapa tempat telah mncapai 38C atau lebih.
Dalam kondisi ini, jaga suhu tubuh agar lebih tinggi.
Bahaya ini tak hanya dari minum air es/dingin. Bahaya ini dapat terjadi bahkan sekedar mencuci tangan/muka/ kaki.
Anda tidak boleh menyiram/menyeka bagian tubuh yg panas terkena sengatan terik, dengan air dingin.
Anda membutuhkan sekitar 30 menit untuk membuat tubuh menjadi dingin sesuai suhu dalam ruangan.
Minumlah air hangat suam, 34-36 Celcius.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X