Gunung Mana yang Tertinggi Sedunia, Everest atau Mauna Kea?

Kompas.com - 20/10/2019, 17:02 WIB
Mauna Kea di Kepulauan Hawaii THE ATLANTICMauna Kea di Kepulauan Hawaii

KOMPAS.com – Gunung Everest di Asia Selatan, terkenal sebagai gunung tertinggi di dunia. Puncaknya menjulang setinggi 8.840 meter di atas permukaan laut (mdpl), menjadi lokasi “naik haji” bagi para pendaki gunung.

Namun tahukah Anda tentang Mauna Kea? Gunung yang ada di Kepulauan Hawaii ini juga menjadi yang tertinggi di dunia. Gunung ini bertipe vulkanis yang sudah tidak aktif.

Puncaknya hanya berada di ketinggian 4.205 mdpl. Namun jika dihitung dari bawah laut, Mauna Kea memiliki ketinggian total 10.210 meter.

Pendaki berjalan menuju puncak Everest, Nepal, pada 22 Mei 2019. (REUTERS/Phurba Tenjing Sherpa)STRINGER Pendaki berjalan menuju puncak Everest, Nepal, pada 22 Mei 2019. (REUTERS/Phurba Tenjing Sherpa)

Everest

Jika menghitung tinggi puncak gunung dari hitungan mdpl, Everest adalah pemenangnya. Puncaknya berada pada ketinggian 8.840 mdpl, bersama dengan beberapa “eight-thousanders” alias gunung-gunung berketinggian lebih dari 8.000 mdpl lainnya.

Tercatat ada 14 gunung yang berketinggian di atas 8.000 mdpl, tersebar di berbagai wilayah dunia.

Mengutip Live Science, Minggu (20/10/2019), Gunung Everest terletak di perbatasan Nepal dan Tibet di Asia Selatan. Gunung ini pertama kali didaki pada 1953 oleh Edmund Hillary dan Tenzing Norgay.

Dalam bahasa Tibet, nama asli gunung ini adalah Chomolangma. Gunung ini kemudian diberikan nama resmi Everest pada 1865 oleh Andrew Waugh.

Baca juga: Kenapa Ratusan Pendaki Tewas di Zona Kematian Menuju Puncak Everest?

Orang termuda yang pernah mencapai puncak Everest adalah Ming Kipa (15), seorang gadis Sherpa asal Nepal. Oleh karena peraturan dari Nepal melarang anak usia 16 tahun untuk mendaki Everest, Ming Kipa mulai mendaki dari sisi Tibet.

Rute standar Gunung Everet disebut-sebut pendaki cukup sulit secara teknis, termasuk jika dibandingkan dengan “eight-thousanders” yang lain.

Meski tergolong sulit, Everest tetap menjadi spot turis terkenal. Pemerintah Nepal mengharuskan semua pendakinya memiliki izin.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Situasi ODHA di Tengah Pandemi Corona? Ini Hasil Surveinya

Bagaimana Situasi ODHA di Tengah Pandemi Corona? Ini Hasil Surveinya

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Fenomena
Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Fenomena
Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Oh Begitu
Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Fenomena
CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

Fenomena
Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Fenomena
Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Fenomena
239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

Kita
Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Oh Begitu
Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Oh Begitu
Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Oh Begitu
Studi: Virus Mencuri Kode Genetis Manusia, Ciptakan Gen Campuran Baru

Studi: Virus Mencuri Kode Genetis Manusia, Ciptakan Gen Campuran Baru

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X