Penyakit Jantung Bawaan, Bagaimana Penanganannya?

Kompas.com - 23/09/2019, 20:06 WIB
Ilustrasi jantung yodiyimIlustrasi jantung

KOMPAS.com - Penyakit Jantung Bawaan (PJB) atau Congenital Heart Disease (CHD) merupakan salah satu kelainan bawaan yang paling sering ditemukan.

Angka kejadian PJB di seluruh dunia diperkirakan mencapai 1,2 juta kasus dari 135 juta kelahiran hidup setiap tahunnya.

Dari jumlah tersebut, sekitar 300.000 kasus dikategorikan PJB berat yang membutuhkan operasi kompleks (menyeluruh) agar dapat bertahan hidup.

Sementara di Indonesia, angka kejadian PJB diperkirakan mencapai 43.200 kasus dari 4,8 juta kelahiran hidup. Perbandingannya 9:1000 kelahiran hidup setiap tahunnya.

Padahal, PJB bisa terjadi di dalam kandungan saat jantung sedang terjadi pembentukan pada calon bayi (janin), atau sekitar 35 hari pada awal kehamilan.

Baca juga: Waspadai Penyakit Jantung Bawaan Lahir

Banyak wanita yang baru menyadari kehamilannya pada usia kandungan sudah memasuki lebih dari 40 hari, atau saat usia kandungan sudah dua bulan. Oleh karena itu kasus PJB  mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Terhadap mereka yang sudah mengalami atau menderita PJB, perlu dilakukan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi kebutuhan pasien tersebut.

Dokter Spesialis Penyakit Jantung, dr Radityo Prakoso SpJP (K), FIHA menyatakan bahwa sejak dekade terakhir, metode pilihan utama untuk menangani kasus PJB tertentu adalah prosedur intervensi menggunakan kateter (transcatheter closure).

Intervensi itu sendiri juga dikenal dengan tindakan invasif, yaitu suatu prosedur memasukkan sepang plastik (kateter) ke dalam jantung melalui pembuluh darah.

Baca juga: 3 Faktor Risiko yang Memicu Bayi Lahir dengan Penyakit Jantung Bawaan

Tujuannya adalah diagnostik atau mengetahui jenis penyakit secara jelas, juga terapeutik yaitu mengkondisikan bagaimana mengobati penyakit atau kelainan jantung tersebut secara tepat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X