9 Perawatan dan Penanganan Kulit untuk Lansia agar Tetap Sehat

Kompas.com - 13/09/2019, 17:02 WIB
Ilustrasi lansia DragonImagesIlustrasi lansia

"Sesekali sih enggak apa-apa, jangan sering aja nih makanan jenis begini dikonsumsi. Makannya enak, efek jangka panjangnya itu nanti bikin Anda nyesel waktu sudah tua," tuturnya.

8. Perbanyak makanan anti-aging

Sayur dan buah-buahan merupakan contoh makanan anti aging yang nutrisinya diperlukan tubuh untuk peremajaan kulit.

Namun, konsumsi buah dan sayur saja tidak cukup. Susie menyarankan untuk mengonsumsi vitamin antioksidan agar dosis makanan anti-aging cukup untuk tubuh.

Susie mengatakan, faktor kapasitas perut yang sedikit kemudian suasana hati yang kadang mempengaruhi pola keinginan untuk makan, maka perlu adanya tambahan vitamin dan suplemen.

9. Segera berobat ke dokter bila self medication gagal

Jika Anda tidak bisa memaksakan diri untuk mencari cara dan melakukan perawatan bahkan pengobatan pada diri Anda sendiri, ataupun Anda sudah melakukan semuanya namun masih tak kunjung membuat kulit tampak sehat, artinya perlu konsultasi dengan ahli.

"Berkonsultasilah dengan dokter ahli agar bisa dibantu melakukan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan Anda tersebut," ungkap Susie.

Baca juga: Kulit Lansia Rentan Alami Kelainan, Apa Saja?

Diagnosis dan penanganan

Diagnosis masalah kulit dapat dilakukan dengan memperhatikan kondisi permukaan kulit Anda sendiri. Jika tidak menemukan tanda-tanda penuaan secara tampak namun merasakan sensasi yang lain, itu juga perlu diwaspadai.

Namun bila hal ini sulit dilakukan, diagnosis biasanya dilakukan dengan pemeriksaan laboratorium, dermoskopi atau biopsi, tergantung seberapa parah tanda-tanda penuaan yang Anda alami.

Penanganan masalah kulit biasanya membaik dengan terapi topikal seperti pemakaian krim, pelembab, ataupun tabir surya.

"Tapi kalau udah sekitar dua atau tiga minggu tidak ada perubahan, nah perlu dicari tahu itu, barangkali ada faktor x lainnya, yang mungkin itulah masalah utamanya proses penuaan terjadi dengan cepat dan tampak jelas, misal bisa jadi karena gula (diabetes) atau yang lain begitu, enggak bisa memang kalau cuma pakai krim aja," tukas Susie.

Prosedur lainnya yang akan dilakukan tim medis ialah, dengan laser, elektrokauter, dan juga eksisi (pembedahan).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X