Kompas.com - 04/09/2019, 10:07 WIB
Maria Clara Yubilea Sidharta atau biasa disapa Lala, yang divonis dokter sebagai anak berkebutuhan khusus, justru menyabet gelar sarjana dengan predikat cum laude pada Sabtu (31/08/2019) di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan IPK 3,76 di usianya yang masih 19 tahun!. DOK. PRIBADI/PATRCIA-LALAMaria Clara Yubilea Sidharta atau biasa disapa Lala, yang divonis dokter sebagai anak berkebutuhan khusus, justru menyabet gelar sarjana dengan predikat cum laude pada Sabtu (31/08/2019) di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan IPK 3,76 di usianya yang masih 19 tahun!.

KOMPAS.com - Maria Clara Yubilea Sidharta atau akrab disapa Lala, berhasil menamatkan bangku sarjana di usia 19 tahun.

Gadis yang meraih gelar cum laude itu lulus dengan IPK 3,78 dan baru saja diwisuda pada Sabtu (31/8/2019) di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Selain menjadi mahasiswa termuda yang lulus di usia 19 tahun lebih 3 bulan, Lala sendiri merupakan anak gifted berkebutuhan khusus.

Seperti dijelaskan dalam artikel sebelumnya, anak gifted memiliki kecerdasan intelektual very superior atau skor IQ lebih dari 130 dalam skala wechsler.

Anak-anak gifted masuk dalam kelompok berkebutuhan khusus karena memang ada kebutuhan spesifik yang harus dipenuhi.

Baca juga: Memahami Gifted dan Berkebutuhan Khusus Lewat Maria Clara Yubilea

Para psikolog mengungkap ada lima kebutuhan khusus yang umum dialami anak gifted, yakni sulit berinteraksi dengan teman sebaya, mudah bosan dan butuh hal menantang, mudah kehilangan motivasi terhadap hal "monoton", juga sulit berkomunikaasi karena anak gifted harus menerjemahkan gagasan rumit dalam pikirannya menjadi bahasa yang mudah dipahami orang lain.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lantas, apakah Lala juga mengalami hal-hal tersebut?

Nah, dalam artikel ini kami akan mengemas cerita tentang Lala. Bagian I cerita akan membahas masa kecil Lala hingga dia lulus SD, bagian II akan menceritakan tentang momen terpenting dalam hidupnya di mana Lala dan orangtua mengenal gifted, bagian III saat Lala memutuskan kembali mengenyam pendidikan formal masuk kuliah hingga mimpi-mimpinya.

Saat Kompas.com mengunjungi rumah Lala dan orangtuanya Senin sore (1/9/2019), sedikit banyak mereka bercerita tentang masa kecil Lala hingga dia tumbuh remaja.

"Lahir jadi anak gifted, enggak kerasa apa-apa sih. Kerasanya seperti anak biasa aja," kata Lala kepada Kompas.com di rumahnya.

"Aku pun tahu gifted pas umur 13 tahun itu, awalnya aku juga enggak ngerti-ngerti banget, apaan si gifted. Yang aku tahu selama ini adalah, aku gampang bosen. Aku malah tahunya, aku enggak pinter ya di sekolah, berteman enggak pinter, tugas sekolah enggak ada yang beres. Karena aku gampang ter-distract mungkin ya. Aku ikut les juga enggak pernah selesai," kata Lala.

Dia ingat, ketika masih SD dulu, hal-hal yang menjadi kesukaan Lala saat ini seperti menggambar, nari, kesenian, dan lain-lain justu tidak pernah diapresiasi di kelas. Ini juga yang membuat Lala tidak terlalu suka dengan hal tersebut.

"Nah waktu homeschool, baru keliatan. Eh kok aku jadi suka hal-hal yang dulu aku enggak suka," kata Lala.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lama Jadi Misteri, Ternyata Ini Alasan Tikus Air Bisa Menyelam

Lama Jadi Misteri, Ternyata Ini Alasan Tikus Air Bisa Menyelam

Oh Begitu
Buaya Raksasa dari Era Prasejarah Ditemukan di Australia, Ini Wujudnya

Buaya Raksasa dari Era Prasejarah Ditemukan di Australia, Ini Wujudnya

Oh Begitu
Misteri di Inti Bumi Miring dan Berkurangnya Panas Planet di Bawah Indonesia

Misteri di Inti Bumi Miring dan Berkurangnya Panas Planet di Bawah Indonesia

Fenomena
[POPULER SAINS] Bagaimana Atlet Bisa Kena Serangan Jantung? | Alasan Varian Delta Picu Lonjakan Kasus Covid-19

[POPULER SAINS] Bagaimana Atlet Bisa Kena Serangan Jantung? | Alasan Varian Delta Picu Lonjakan Kasus Covid-19

Oh Begitu
Gletser Darah di Pegunungan Alpen Bisa Jadi Penanda Perubahan Iklim

Gletser Darah di Pegunungan Alpen Bisa Jadi Penanda Perubahan Iklim

Oh Begitu
Isolasi Mandiri di Rumah, Ini yang Harus Dilakukan Pasien COVID-19

Isolasi Mandiri di Rumah, Ini yang Harus Dilakukan Pasien COVID-19

Kita
Cara Mencegah Serangan Jantung Saat Berolahraga, Ini Saran Ahli

Cara Mencegah Serangan Jantung Saat Berolahraga, Ini Saran Ahli

Oh Begitu
Wisma Atlet Hampir Penuh, Siapa Saja yang Boleh Isoman?

Wisma Atlet Hampir Penuh, Siapa Saja yang Boleh Isoman?

Kita
Akhirnya Diakui, Bumi Sekarang Punya Samudra Kelima

Akhirnya Diakui, Bumi Sekarang Punya Samudra Kelima

Fenomena
Peneliti Temukan Telur Ayam dengan Kondisi Utuh Berusia 1000 Tahun

Peneliti Temukan Telur Ayam dengan Kondisi Utuh Berusia 1000 Tahun

Oh Begitu
Alasan Hiu Karang Berselancar di Siang Hari Akhirnya Terkuak, Studi Jelaskan

Alasan Hiu Karang Berselancar di Siang Hari Akhirnya Terkuak, Studi Jelaskan

Fenomena
Ahli Jelaskan Bagaimana Varian Delta Virus Corona Sebabkan Lonjakan Kasus Covid-19

Ahli Jelaskan Bagaimana Varian Delta Virus Corona Sebabkan Lonjakan Kasus Covid-19

Oh Begitu
Sperma Tikus Bertahan 6 Tahun di ISS, Akankah Jadi Jawaban Cara Bereproduksi di Luar Angkasa?

Sperma Tikus Bertahan 6 Tahun di ISS, Akankah Jadi Jawaban Cara Bereproduksi di Luar Angkasa?

Oh Begitu
Ahli Jelaskan Bagaimana Atlet Bisa Terkena Serangan Jantung

Ahli Jelaskan Bagaimana Atlet Bisa Terkena Serangan Jantung

Oh Begitu
Varian Delta yang Menyebar di Kudus Disebut Super Strain, Ini Penjelasan Ahli

Varian Delta yang Menyebar di Kudus Disebut Super Strain, Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X