Kompas.com - 22/08/2019, 17:00 WIB
Kebakaran hutan Amazon, Brasil pada 21 Agustus 2019. REUTERS/BRUNO KELLYKebakaran hutan Amazon, Brasil pada 21 Agustus 2019.

"Kalau tahun sebelumnya, kebakaran hutan disebabkan oleh minimnya curah hujan. Kalau tahun ini bukan karena curah hujan, karena saat ini cukup lembab," ungkap Adriane Muelbert, ahli ekologi yang mempelajari bagaimana deforestasi Amazon berperan dalam perubahan iklim.

"Hal inilah yang membuat kami (ahli) berpikir, penyebab kebakaran hutan di Amazon karena deforestasi," imbuh dia.

Deforestasi di Amazon tak hanya untuk mengambil kayu. Namun juga untuk membuka ladang kedelai dan membuat padang rumput bagi ternak yang lebih menguntungkan.

Pembakaran hutan biasanya dilakukan untuk membersihkan pohon dengan cepat. Seperti California, pembakaran hutan awalnya dilakukan manusia tapi kemudian lepas kendali.

Lovejoy menggambarkan, sistem penggundulan hutan memicu hilangnya hutan itu sendiri. Hal ini membuat kawasan jadi lebih kering dan mendorong lebih banyak penggundulan hutan.

Padahal, sebagian besar hujan di Amazon dihasilkan oleh hutan hujan itu sendiri. Namun karena pohon menghilang, maka curah hujan pun ikut turun.

Inilah yang dikhawatirkan ahli. Di mana ada kemungkinan meluasnya kebakaran semakin membuat hutan kering dan mengubahnya menjadi sabana suatu hari nanti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hubungan kebakaran Amazon dengan perubahan iklim

Jika deforestasi dan pembukaan hutan dengan api terus terjadi, Lovejoy dan Muelbert memperkirakan kebakaran hutan dalam skala besar akan terus berlanjut. Hilangnya hutan sebesar itu akan terasa pada skala global.

Melindungi Amazon sering disebut-sebut sebagai salah satu cara paling efektif untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

Ekosistem menyerap jutaan ton emisi karbon setiap tahun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Fenomena
4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Fenomena
Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.