Kompas.com - 09/08/2019, 18:06 WIB
Piring makanku Kementerian Kesehatan RIPiring makanku

Hal yang sama juga berlaku untuk garam yang mengandung natrium dan sodium, dua zat yang dapat menyehatkan tubuh. Namun lagi-lagi, jika berlebihan, garam dapat menyebabkan hipertensi dan stroke.

Begitu juga dengan lemak yang dibutuhkan oleh tubuh sebagai cadangan energi. Jika berlebihan, lemak dapat memicu kanker dan stroke.

Oleh karena itu gula, garam dan lemak harus dibatasi konsumsinya sesuai anjuran dari Kementerian Kesehatan RI.

Takaran per hari yang disarankan adalah gula tidak lebih dari 50 gram (4 sendok makan); garam tidak melebihi 2.000 mg natrium/sodium atau 5 gram (1 sendok teh), dan untuk lemak hanya 67 gr (5 sendok makan minyak). Supaya lebih mudah, ingat rumus G4 G1 L5.

Baca juga: Menakar Kalori dan Gula dalam Segelas Bubble Tea dan Kopi Susu

Menerapkan prinsip "piring makanku"

Banyak masyarakat Indonesia yang sudah hafal dengan prinsip 4 sehat 5 sempurna, namun bagaimana dengan pedoman gizi seimbang? Pada 2014, telah menggantikan 4 sehat 5 sempurna dengan pedoman gizi seimbang.

Prinsip pedoman gizi seimbang ini tidak berbeda jauh dengan 4 Sehat 5 Sempurna, tetapi porsi makanan dalam aturan ini lebih dijelaskan secara spesifik serta susu diganti menjadi air putih.

Diilustrasikan dalam Piring Makanku pada gambar di atas ialah 150 gram karbohidrat, 75 gram protein hewani, 100 gram protein nabati, 150 gram buah, 150 gram sayur, serta segelas air.

Dalam aturan ini, sayur dan buah memiliki porsi yang sama dengan karbohidrat. Hal ini karena buah dan sayur memiliki manfaat yang besar dalam tubuh, yakni menormalkan tekanan darah, gula darah, dan kolestrol darah.

Menjaga makanan sehat memang tidak mudah. Kuncinya, Anda harus disiplin dalam menjalani pola makan yang baik. Pola makan yang baik dapat menjadi investasi yang tak terhitung harganya hingga Anda tua nanti. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? (Hana Nushratu)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.