Kompas.com - 12/07/2019, 11:51 WIB
Ilustrasi antibiotik ShutterstockIlustrasi antibiotik

6. Minum antibiotik saat hamil

Mengonsumsi antibiotik saat hamil dapat berisiko pada janin yang dikandung. Antibiotik juga dapat membahayakan tumbuh kembang janin dan berisiko bayi cacat lahir atau teratogenik.

Wanita hamil sebaiknya berkonsultasi kepada dokter kandungan sebelum memutuskan minum antibiotik tertentu.

Baca juga: Bolehkah Minum Antibiotik Saat Hamil?

7. Risiko keguguran

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis antibiotik dapat meningkatkan risiko keguguran.

Ada lima jenis antibiotik yang meningkatkan risiko keguguran, yaitu makrooksida, kuinolon, tetrasiklin, sulfonamida, dan metronidazol.

Meski demikian, dalam penelitian tersebut menemukan antibiotik nitrofurantoin, biasanya digunakan mengobati infeksi saluran kemih ternyata menurunkan risiko keguguran.

Namun, wanita hamil tetap harus berhati-hati ketika akan mengonsumsi suatu antibiotik.

Baca juga: Riset Ungkap, Beberapa Jenis Antibiotik Tingkatkan Risiko Keguguran

8. Harus dihabiskan

Pemakaian antibiotik di atas atau di bawah dosis yang dianjurkan dokter dapat membuat mikroorganisme resisan terhadap obat antibiotik, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Antibiotik memang efektif mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri, namun tidak untuk menghadapi virus dan penyakit yang disebabkan virus.

Ketika mengonsumsi antibiotik, harus dihabiskan dan sesuai dosis yang ditentukan, dengan harapan semua bakteri jahat yang ada dalam tubuh akan hancur dan tak ada yang tersisa kemudian menjadi resisten.

Jika seseorang mengalami resistensi antibiotik, berarti bakteri dalam tubuhnya tak lagi mempan diatasi dengan antibiotik.

Baca juga: Ini Sebabnya Antibiotik Harus Dihabiskan

9. Antibiotik pada anak

Pemberian antibiotik pada bayi berusia kurang dari dua tahun mempunyai efek jangka panjang.

Bayi akan mengalami alergi di usia dewasa, seperti eksim kulit dan rinitis alergi yang mempunyai gejala bersin-bersin dan hidung berair.

Sehingga, pemberian antibiotik pada anak-anak harus sangat dipertimbangkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Kakek Tewas akibat Diteriaki Maling, Dibutuhkan 2 Hal Ini untuk Mencegah Perilaku Main Hakim Sendiri

Belajar dari Kakek Tewas akibat Diteriaki Maling, Dibutuhkan 2 Hal Ini untuk Mencegah Perilaku Main Hakim Sendiri

Kita
Hujan Es di Bogor dan Tasikmalaya, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Besok

Hujan Es di Bogor dan Tasikmalaya, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Besok

Fenomena
Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Resistensi Antimikroba Penyebab Utama Kematian Global Tahun 2019, Studi Jelaskan

Resistensi Antimikroba Penyebab Utama Kematian Global Tahun 2019, Studi Jelaskan

Kita
BMKG: Peringatan Dini Gelombang Sangat Tinggi Bisa Capai 6 Meter

BMKG: Peringatan Dini Gelombang Sangat Tinggi Bisa Capai 6 Meter

Fenomena
Kabar Baik, Studi CDC Ungkap Vaksin Covid-19 Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron

Kabar Baik, Studi CDC Ungkap Vaksin Covid-19 Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron

Oh Begitu
Misteri Temuan Mumi Hamil, Bagaimana Janinnya Bisa Ikut Terawetkan?

Misteri Temuan Mumi Hamil, Bagaimana Janinnya Bisa Ikut Terawetkan?

Oh Begitu
Ilmuwan Berencana Hidupkan Mammoth Enam Tahun Lagi, Mungkinkah Terjadi?

Ilmuwan Berencana Hidupkan Mammoth Enam Tahun Lagi, Mungkinkah Terjadi?

Oh Begitu
Teleskop Luar Angkasa James Webb Berhasil Mengorbit Dekat Matahari

Teleskop Luar Angkasa James Webb Berhasil Mengorbit Dekat Matahari

Fenomena
Dahsyatnya Letusan Gunung Bawah Laut Tonga Sebabkan Atmosfer Bumi Bergetar

Dahsyatnya Letusan Gunung Bawah Laut Tonga Sebabkan Atmosfer Bumi Bergetar

Fenomena
Cegah Kebakaran Hutan, Peneliti UGM Bikin Pesawat Tanpa Awak untuk Deteksi Dini Api

Cegah Kebakaran Hutan, Peneliti UGM Bikin Pesawat Tanpa Awak untuk Deteksi Dini Api

Fenomena
Getaran Gempa Banten di Jakarta Terdeteksi sampai Gedung Lantai 12, Ini Analisis BMKG

Getaran Gempa Banten di Jakarta Terdeteksi sampai Gedung Lantai 12, Ini Analisis BMKG

Oh Begitu
Studi CDC Ungkap Vaksin Booster Dibutuhkan untuk Melawan Omicron

Studi CDC Ungkap Vaksin Booster Dibutuhkan untuk Melawan Omicron

Oh Begitu
Pfizer-BioNTech Luncurkan Uji Coba Vaksin Khusus Omicron

Pfizer-BioNTech Luncurkan Uji Coba Vaksin Khusus Omicron

Oh Begitu
Inggris Disebut Berhasil Keluar dari Pandemi Covid-19 Pertengahan Januari, Ini Kata Ahli

Inggris Disebut Berhasil Keluar dari Pandemi Covid-19 Pertengahan Januari, Ini Kata Ahli

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.