Seri Baru Jadi Ortu: Perlu Tidak Sih Ibu Hamil Jalani Tes NIPT?

Kompas.com - 21/06/2019, 16:27 WIB
ilustrasi ibu hamil shutterstockilustrasi ibu hamil


KOMPAS.com - Bagi banyak orangtua, kehamilan adalah sesuatu yang begitu spesial. Semua orangtua berharap janin dalam kandungan akan sehat sampai melahirkan nanti.

Tak heran, segala upaya terbaik dilakukan orangtua. Mulai dari menjaga asupan gizi hingga memperhatikan tumbuh kembang janin sejak dini.

Dalam dunia medis, salah satu pemeriksaan yang sedang populer dan dianjurkan adalah Non Invasive Prenatal Test (NIPT).

NIPT merupakan pemeriksaan janin pada trimester pertama kehamilan, untuk mengetahui kesehatan kromosom janin dengan lebih akurat dan tidak berisiko.

Namun, perlukah pemeriksaan ini dilakukan? Apa manfaat yang diberikan?

Baca juga: Seri Baru Jadi Ortu, Tangisan Bayi Punya Makna Beda, Pahamkah Anda?

NIPT berfungsi untuk memeriksa jumlah salinan kromosom pada DNA. Orang sehat memiliki 23 pasang kromosom dengan 1 pasang berupa kromosom seks untuk menentukan jenis kelamin laki-laki atau perempuan.

Nah, uji NIPT dapat memeriksa salinan kromosom yang hilang atau disebut aneuploidi, yang sering dikaitkan dengan cacat mental atau fisik.

Aneuploidi yang paling sering ditemukan adalah trisomi 21 ( Down Syndrome), trisomi 18 (Edward Syndrome), dan trisomi 13 (Patau Syndrome).

"Teknik pemeriksaan NIPT memiliki kemampuan deteksi sangat akurat hingga 98 persen, lebih tinggi dibanding teknik pemeriksaan kelainan kromosom lainnya," jelas Dr. Manggala Pasca Wardhana, SpOG dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (21/6/2019).

Ketika usia kandungan sudah lebih dari 10 minggu, atau saat sel janin sudah cukup banyak ditangkap, pemeriksaan NIPT baru bisa dilakukan dengan mengambil darah ibu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X