Kompas.com - 18/06/2019, 13:24 WIB
Ilustrasi bayi menangis. Ilustrasi bayi menangis.

KOMPAS.com - Satu-satunya hal yang bisa dilakukan bayi untuk berkomunikasi dengan orang dewasa adalah dengan menangis.

Namun terkadang, kita tidak bisa memahami tangisan bayi. Apakah mereka menangis karena takut, marah, atau merasa sakit.

Memang bukan hal mudah memahami tangisan bayi, terutama bagi orangtua baru.

"Menangis adalah cara bayi untuk dapat memberi tahu (orang dewasa) tentang sesuatu. Hanya dengan menangis bayi, dapat mengekspresikan apa yang dirasakan," ujar Mariano Chóliz, peneliti di Universitas Valencia seperti dilansir Science Daily.

Baca juga: Benarkah Sering Digendong Bikin Bayi Bau Tangan?

Karena banyak ortu baru kesulitan dalam memahami tangisan bayi, Chóliz dan koleganya dari Universitas Murcia dan National University of Distance Education (UNED) melakukan penelitian terhadap 20 bayi berusia 3 sampai 18 bulan guna mengetahui maksud tangisan mereka.

Chóliz dan tim juga mengamati bagaimana keakuratan para orang dewasa dalam mengenali emosi bayi yang menangis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasil penelitian yang terbit di The Spanish Journal of Psychology edisi 2012 dengan judul Infant Crying: Pattern of Weeping, Recognition of Emotion and Affective Reactions in Observers menunjukkan, arti tangisan bayi dapat diketahui dari gerak mata dan dinamika tangisannya.

"Saat bayi marah atau takut, mereka akan menangis dengan membuka mata. Namun jika bayi merasa kesakitan, mereka akan menangis sambil memejamkan mata," terang para peneliti.

Sementara itu, intensitas tangisan bayi akan meningkat ketika sedang marah. Sedang saat sakit atau merasa takut, tangisannya stabil.

Dalam studi ini, sayangnya belum ada orangtua yang mampu mengenali emosi tangisan bayi dengan tepat, terutama ketika bayi marah atau sedang takut.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.