Leluhur Monyet Dunia Lama Berusia 22 Juta Tahun Ditemukan di Kenya

Kompas.com - 12/03/2019, 12:43 WIB
Fosil gigi milik leluhur Monyet Dunia Lama yang merupakan spesies baru dan dinamai Alophia metios. Fosil gigi ini berusia 22 juta tahun. Fosil gigi milik leluhur Monyet Dunia Lama yang merupakan spesies baru dan dinamai Alophia metios. Fosil gigi ini berusia 22 juta tahun.


KOMPAS.com - Laporan terbaru yang terbit di Proceedings of the National Academy of Sciences mengungkap temuan fosil milik leluhur spesies Monyet Dunia Lama di Kenya.

Tim kolaborasi dari Universitas Texas di Austen, Museum Nasional Kenya dan lembaga lainnya menemukan gigi berusia 22 juta tahun di tiga lokasi berbeda. Setelah analisis lebih lanjut, ahli sepakat menyebutnya sebagai spesies baru dengan nama Alophia metios.

Ini bukan hanya soal temuan langka, tapi juga bisa dijadikan pintu menilik asal mula dan evolusi Monyet Dunia Lama (Cercopithecoidea).

Untuk diketahui, Monyet Dunia Lama merupakan keluarga primata terbesar yang terdiri dari 138 spesies asli Afrika dan Asia termasuk babon dan Makaka (sejenis kera).

Baca juga: China Ubah Gen untuk Ciptakan 5 Monyet Kloningan dengan Gangguan Jiwa

Arkeolog lain sebelumnya telah menemukan dua fosil gigi berusia 25 juta tahun dari Tanzania dan 19 juta tahun dari Uganda. Berkat temuan ini, setidaknya ahli dapat mengisi kekosongan enam juta tahun dalam catatan fosil Monyet Dunia Lama

"Untuk keluarga primata terbesar yang berkembang di Asia dan Afrika, sepertinya para ilmuwan sudah dapat memperkirakan bagaimana sejarah evolusi mereka," kata John Kappelman, salah satu penulis studi dilansir Newsweek, Senin (11/3/2019).

"Gigi yang ditemukan di Tanzania (berusia 25 juta tahun) adalah bukti paling awal keberadaan mereka, tapi selama enam juta tahun ada kekosongan sampai kita menemukan fosil lain di Uganda (berusia 19 juta tahun)," ungkap Kappelman.

"Temuan gigi yang paling baru ini adalah sesuatu yang sangat penting untuk mengisi kekososngan itu dan mengungkap evolusi yang terjadi," papar dia.

Pada saat ini lokasi penemuan fosil berharga itu memang sangat gersang, tapi puluhan jutaan tahun lalu itu adalah wilayah hutan rimbun.

Selain menemukan gigi Monyet Dunia Lama, tim juga menemukan sisa tulang beberapa hewan seperti reptil dan gajah purba.

Gigi primata yang baru ditemukan ini lebih primitif dibanding spesimen Cercopithecoidea.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Newsweek
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X