Kompas.com - 26/11/2018, 18:36 WIB

KOMPAS.com – Setiap pasangan pasti menginginkan kelahiran yang normal. Namun terkadang dalam keadaan tertentu, orangtua perlu menjalani kelahiran lebih dini atau prematur.

Kelahiran prematur sendiri merupakan kondisi di mana calon bayi harus dilahirkan sebelum masanya atau kelahiran di bawah 37 minggu. Dengan lebih awalnya bayi harus dilahirkan, maka perkembangan organ tubuh sang bayi belum sempurna dan ini mempengaruhi perkembangan bayi di masa depan.

Namun, bukan berarti bayi dengan kelahiran prematur akan mengalami kekurangan. Menurut Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo, Sp. A (K), masih ada harapan bagi bayi dengan kelahiran prematur untuk tidak hanya hidup, tetapi juga mendapatkan kualitas hidup yang baik dengan memperhatikan beberapa hal sebagai berikut.

USG Kepala

Menurut Rina, bayi dengan kelahiran prematur sangat berisiko mengalami pendarahan Intraventrikular dan gangguan perkembangan neurodevelopmental. Kondisi ini akan meningkatkan risiko kecacatan pada bayi, seperti keterlambatan pergerakan saraf motorik dan intelektual.

Baca juga: Bumil, Jangan Abaikan Asupan Gizi untuk Hindari Bayi Lahir Prematur

Rina melanjutkan, biasanya kondisi ini terjadi pada bayi yang lahir pada usia kehamilan kurang dari 32 minggu. Jika kurang dari 32 minggu sudah harus dilahirkan, maka tindakan USG Kepala secara rutin adalah hal yang wajib dilakukan bagi para orangtua.

“Segera dalam hari ke 7-10 pertama dalam kehidupannya," jelas Rina saat menjadi pembicara pada kegiatan bincang sehat yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Pondok Indah, Sabtu (24/11/2018) di Jakarta. 

Dia melanjutkan, skrining kepala terus berlanjut sampai setidaknya usia koreksi 40 minggu atau waktu normal harusnya bayi dilahirkan. Atau kalau tidak memungkinkan, sekurang-kurangnya sebelum bayi dipulangkan,” 

Pemeriksaaan Retina

Permasalahan mata juga menjadi salah satu yang sering terjadi pada bayi dengan kelahiran prematur.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.