Kompas.com - 06/08/2018, 17:02 WIB


KOMPAS.com - Mungkin ada yang pernah melihat anjing buang air kecil di pohon dan kemudian mengais tanah lalu melemparkan tanah itu ke udara. Saat anjing melakukan hal ini mereka tidak sedang iseng, tetapi ada pesan tersirat.

Namun perlu diketahui, hal ini ternyata tidak dilakukan oleh semua anjing.

"Kelihatannya hal ini dilakukan oleh semua anjing jantan maupun betina. Faktanya, hanya sekitar 10 persen anjing yang melakukan ritual ini," ujar Rosie Bescoby, ahli perilaku hewan klinis di Association of Pet Behaviour Counsellors in the United Kingdom, dilansir Live Science, Sabtu (4/8/2018).

Perilaku ini umumnya dilakukan tepat setelah mereka buang air kecil atau buang air besar, terutama saat mereka memasuki wilayah baru atau setelah mencium aroma anjing lain.

Hal ini pun tidak hanya dilakukan anjing, tetapi juga dilakukan oleh serigala, coyote, dan singa. Dalam beberapa studi, perilaku serigala dan coyote ini menyimpan banyak petunjuk.

Baca juga: Kasus Langka, Lengan dan Kaki Pria Ini Diamputasi karena Liur Anjing

"Serigala adalah hewan yang hidup berkelompok, jadi hal yang dilakukannya sebenarnya berhubungan dengan sifat sosial mereka," ujar Carlo Siracusa, ahli perilaku hewan di Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Pennsylvania.

"Hewan-hewan yang hidup berkelompok cenderung melakukan hal ini untuk membatasi wilayah mereka. Jadi apa yang mereka lakukan adalah mencoba mengirim pesan atau peringatan ke serigala dari kelompok lain, bila melewati batas itu maka akan diserang. Tanda ini ditujukan untuk hewan asing bukan binatang dalam kelompoknya," jelas Siracusa.

Siracusa melanjutkan, ada dua cara yang dilakukan hewan untuk menandai wilayahnya. Pertama, tanda visual yang ditunjukkan dengan goresan di tanah. Kedua, tanda yang dibuat dari bau, bisa dari air seni atau cairan yang dikeluarkan kelenjar pada cakar serigala saat mereka mengais dan membasahi tanah.

Apakah perilaku serigala itu sama dengan anjing?

Menurut Bescoby, perilaku yang dilakukan sebagian anjing bertujuan sama seperti serigala.

Pertama, sebagian anjing kampung yang mengais tanah sering kali meninggalkan tanda urin di pohon atau rumput di dekatnya. Seperti serigala dan coyote, hal ini dilakukan untuk menandai wilayah mereka.

Selain itu, anjing juga dapat mengeluarkan cairan dari bantalan kelenjar sebaceous yang ada di bulu di antara jari kaki mereka.

Siracusa menambahkan, kelenjar di kaki anjing dapat menghasilkan feromon. Artinya, anjing meninggalkan zat berbau di tanah dan kemudian aromanya menyebar saat mereka melemparkan tanah tersebut.

"Ini bisa memberi sinyal kimia yang kuat untuk anjing lain," ujar Siracusa.

Namun, ia tidak mengetahui jelas apa fungsi feromon. Sehingga mereka tidak dapat menyimpulkan pesan apa yang ingin disampaikan anjing. Para ahli hanya menduga feromon itu berfungsi sama seperti milik serigala, yaitu untuk memberi petunjuk pada anjing lainnya.

Baca juga: Punya Ikatan Emosional yang Kuat, Anjing Tahu Kapan Pemiliknya Sedih

Perilaku agresif

Perilaku meninggalkan jejak seperti ini hanya dilakukan oleh anjing kampung untuk mengelola wilayah mereka.

Alih-alih memperingatkan anjing lain agar menjauh, Siracusa berpikir anjing melakukannya untuk memberi tahu anjing lain tentang keberadaannya.

"Ini seperti, saya meninggalkan pesan untuk memberi tahu bahwa saya ada di sekitar sini. Jika kita tidak ada masalah, tidak apa-apa Anda ada di sekitar sini. Tapi kalau tidak, menjauhlah," kata Siracusa berasumsi.

Menurut Siracusa, menggaruk tanah adalah perilaku yang alami dan tak perlu dicemaskan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.