Kompas.com - 24/06/2018, 19:03 WIB
Monyet melongok ke dalam sumur untuk melihat macan tutul yang tergelincir di dalamnya. Monyet melongok ke dalam sumur untuk melihat macan tutul yang tergelincir di dalamnya.

KOMPAS.com - Hewan mungkin punya cara unik untuk menginformasikan sesuatu pada manusia.

Seperti kejadian yang belum lama ini terjadi di Rajashtan, India Utara yang berbatasan dengan Pakistan.

Pada Senin (11/6/2018) sekitar pukul 6.00 pagi waktu setempat, warga sudah dihebohkan dengan suara ribut belasan monyet yang berkumpul mengelilingi sebuah sumur dengan kedalaman 7,6 meter.

Baca juga: Ilmuwan China Rekayasa Otak Monyet untuk Pahami Gangguan Autisme

Karena suara berisik para monyet, orang yang sedang beribadah di kuil Baleshwar langsung mendekati sumur untuk melihat apa yang terjadi. Mereka melihat mata bersinar di kegelapan milik macan tutul.

Para pengunjung kuil segera menghubungi petugas penyelaman hutan untuk menyelamatkan kucing besar itu.

Upaya penyelamatan dilakukan dengan tangga kayu darurat yang diturunkan ke dasar sumur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah beberapa dorongan dan sempat gagal, pada akhirnya macan tutul berhasil ke luar sumur.

Semua warga dan petugas penyelamatan memberi ruang agar hewan itu bisa melompat ke luar dari sumur.

"Kami diberitahu ada kejadian ini sekitar pukul 6.00 pagi. Kami segera mengirim petugas penyelamatan ke sana dan proses penyelamatan berlangsung selama hampir satu jam," kata Ranger Devendra Singh Rathore dilansir IFL Science, Rabu (20/6/2018).

Baca juga: Maniak Seks, Monyet Tanzania Berhubungan dengan Spesies Berbeda

Petugas penyelamat menduga mancan tutul jatuh ke sumur saat sedang berburu mangsa.

"Begitu keluar dari sumur, macan itu langsung berlari ke dalam hutan. Ia tidak menyerang penduduk desa atau binatang peliharaan warga," imbuh Devendra.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Lansia di Indonesia, IMERI FKUI Luncurkan Modul Healthy Aging

Banyak Lansia di Indonesia, IMERI FKUI Luncurkan Modul Healthy Aging

Oh Begitu
Epidemiolog: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Covid-19

Epidemiolog: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Covid-19

Kita
POPULER SAINS: Penularan Covid-19 Lewat Jenazah Belum Terbukti | Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Corona

POPULER SAINS: Penularan Covid-19 Lewat Jenazah Belum Terbukti | Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Corona

Oh Begitu
Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Oh Begitu
Apa Itu Kasus Probable Covid-19? Sering Tak Tercatat Dalam Data Kematian

Apa Itu Kasus Probable Covid-19? Sering Tak Tercatat Dalam Data Kematian

Oh Begitu
Kerusakan Hutan Mangrove Indonesia Tertinggi di Dunia, Ini 3 Aspek Penting Rehabilitasi

Kerusakan Hutan Mangrove Indonesia Tertinggi di Dunia, Ini 3 Aspek Penting Rehabilitasi

Oh Begitu
Kapal Zaman Mesir Kuno Ditemukan di Laut Mediterania

Kapal Zaman Mesir Kuno Ditemukan di Laut Mediterania

Fenomena
Anak-anak Butuh 7 Gelas Air Per Hari, Ini Dampaknya Jika Kekurangan

Anak-anak Butuh 7 Gelas Air Per Hari, Ini Dampaknya Jika Kekurangan

Oh Begitu
Jangan Lewatkan, Malam Ini Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid

Jangan Lewatkan, Malam Ini Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid

Fenomena
Varian Delta Plus Telah Masuk Indonesia, Ini Risikonya Menurut Ahli

Varian Delta Plus Telah Masuk Indonesia, Ini Risikonya Menurut Ahli

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian untuk Memprediksi

Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian untuk Memprediksi

Oh Begitu
Pemanasan Global Diprediksi Sebabkan Gelombang Panas yang Intens di Asia Tenggara

Pemanasan Global Diprediksi Sebabkan Gelombang Panas yang Intens di Asia Tenggara

Fenomena
Banyak Hoaks Berkedok Sains Selama Pandemi, Pola Pikir Kritis Bisa Mencegahnya

Banyak Hoaks Berkedok Sains Selama Pandemi, Pola Pikir Kritis Bisa Mencegahnya

Kita
Infeksi pada Mata Disebut Komplikasi Covid-19 Tak Biasa di Brasil

Infeksi pada Mata Disebut Komplikasi Covid-19 Tak Biasa di Brasil

Fenomena
WHO: Anak Muda Mulai Kecanduan Tembakau karena Rokok Elektrik

WHO: Anak Muda Mulai Kecanduan Tembakau karena Rokok Elektrik

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X