Kompas.com - 23/04/2018, 17:01 WIB
Ilustrasi ibu hamil mengonsumsi makanan manis Ilustrasi ibu hamil mengonsumsi makanan manis


KOMPAS.com - Banyak orang berkata ibu hamil perlu memilah makanan yang akan dikonsumsi, sebab dapat memengaruhi perkembangan janin dan setelah si kecil lahir kelak.

Mulai dari tidak boleh mengonsumsi makanan mentah, makanan pemicu alergi, minuman beralkohol, kafein, menggunakan obat tanpa resep dokter, dan lain sebagainya.

Dari sekian banyak pantangan untuk ibu hamil, mengonsumsi gula berlebih mungkin dianggap bukan masalah. Namun, penelitian terbaru membuktikan hal berbeda dan ini patut dimasukkan dalam daftar pantangan selama kehamilan.

Studi terbaru membuktikan, mengonsumsi makanan manis berlebih selama kehamilan dapat mengurangi kemampuan kognitif bayi di masa depannya. Hal ini juga berlaku bagi anak-anak yang gemar makan manis.

Baca juga : Bukan Hormon, 2 Gen Inilah yang Bikin Ibu Hamil Mual dan Muntah

Hal tersebut seperti diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine, Kamis (19/4/2018). Para peneliti menganalisis lebih dari 1.000 data wanita hamil sejak 1999 sampai 2000, yang terlibat dalam proyek Viva, penelitian longitudinal terhadap wanita dan anak-anak.

Setelah mereka melahirkan, tim juga mengkaji bagaimana pola makan dan mengukur keterampilan kognitif anak-anak peserta di usia tiga dan tujuh tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasilnya, peneliti menemukan benang merah antara kemampuan kognitif anak dengan konsumsi makanan manis berlebih saat masa awal kehidupan.

Dilansir Newsweek, Minggu (22/4/2018), jika ibu hamil mengonsumsi makanan manis berlebih atau kerap memberi makanan manis pada bayinya, si kecil sangat mungkin tidak terlalu moncer dalam berpikir kognitif. Kemampuan mengingat dan memecahkan masalah akan menjadi buruk.

Menurut peneliti, bukan hanya makanan manis berbahan dasar gula saja yang dapat menyebabkan penurunan keterampilan kognitif. Mereka mengatakan pemanis alternatif seperti soda diet juga memiliki efek yang sama.

Kabar baiknya, peneliti tidak menemukan masalah ini muncul ketika ibu hamil dan anak-anak mengonsumsi buah manis. Analisis mereka justru menunjukkan buah dapat meningkatkan keterampilan kognitif, termasuk mengingat kosa kata.

Halaman:


Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.