Kompas.com - 23/03/2018, 18:32 WIB

KOMPAS.com - Pemandangan tak biasa terjadi di Hamelin Bay, 300 kilometer sebelah selatan kota Perth pada Jumat (23/03/2018). Pasalnya, ada ratusan paus terdampat di pantai tersebut.

Sekitar 150 paus terdampar dan membutuhkan penyelamatan besar-besaran.

Sayangnya, sekitar separuh dari total paus yang terdampar tersebut telah mati. Hal ini dikonfirmasi oleh pihak berwenang di Western Australis (WA).

Para pejabat konservasi Australia mengatakan, hingga saat ini mereka mencoba menyelamatkan paus yang masih hidup di pantai tersebut.

"Kekuatan hewan, kekuatan angin, dan kondisi cuaca yang basah akan mempengaruhi waktu dan tempat kita mencoba memindahkan paus-paus tersebut ke laut," ungkap Jeremy Chick dari Departemen Keanekaragaman Hayati, Konservasi, dan Atraksi dikutip dari BBC, Jumat (23/03/2018).

Baca juga: Kali Pertama, Paus Pemalu dari Laut Karibia Tertangkap Kamera

Pihak berwenang menyebut hewan tersebut adalah paus pilot bersirip pendek. Jenis paus ini memang terkenal sebagai makhluk yang sering terdampar massal.

Menurut laporan ABC News, Jumat (23/03/2018), puluhan penyelamat telah berada di pantai.

Selain itu, pihak berwenang Australia juga telah mengeluarkan peringatan tentang hiu. Mereka mengimbau agar masyarakat menjauh dari daerah tersebut.

"Ada kemungkinan hewan mati dan sekarang akan bertindak sebagai atraktan (penarik perhatian), yang bisa menyebabkan hiu mendekat ke pantai di sepanjang bentangan pantai," kata pihak Departemen Perikanan Australia.

Paus pilot sirip pendek umumnya memiliki panjang sekitar 5 meter. Biasanya, hewan ini barada di perairan tropis dan sub tropis.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Manfaat Rambutan untuk Kesehatan Jantung?

Apa Manfaat Rambutan untuk Kesehatan Jantung?

Oh Begitu
Susu Mana yang Paling Baik untuk Lingkungan?

Susu Mana yang Paling Baik untuk Lingkungan?

Oh Begitu
Jenis-jenis Kelainan Darah dan Penyebabnya

Jenis-jenis Kelainan Darah dan Penyebabnya

Kita
Spesies Baru Kungkang Berkepala Mirip Kelapa Sempat Dikira Tidak Ada

Spesies Baru Kungkang Berkepala Mirip Kelapa Sempat Dikira Tidak Ada

Oh Begitu
Bagaimana Cara Semut Merayap di Dinding dan Melawan Gravitasi?

Bagaimana Cara Semut Merayap di Dinding dan Melawan Gravitasi?

Prof Cilik
Sama-sama Hitam dan Putih, Apa Bedanya Puffin dengan Penguin?

Sama-sama Hitam dan Putih, Apa Bedanya Puffin dengan Penguin?

Oh Begitu
Apa Warna Bulan yang Sebenarnya?

Apa Warna Bulan yang Sebenarnya?

Oh Begitu
Kenapa Hiu Takut terhadap Lumba-lumba?

Kenapa Hiu Takut terhadap Lumba-lumba?

Oh Begitu
Spesies Baru Kungkang Ditemukan, Kepalanya Mirip Kelapa Dikupas

Spesies Baru Kungkang Ditemukan, Kepalanya Mirip Kelapa Dikupas

Oh Begitu
Apa Manfaat Kupu-kupu dalam Ekosistem?

Apa Manfaat Kupu-kupu dalam Ekosistem?

Oh Begitu
Burung Pengicau Berwarna Mencolok Berisiko Punah Lebih Cepat

Burung Pengicau Berwarna Mencolok Berisiko Punah Lebih Cepat

Oh Begitu
Jumlah Darah dalam Tubuh Manusia

Jumlah Darah dalam Tubuh Manusia

Kita
5 Objek Paling Terang di Tata Surya

5 Objek Paling Terang di Tata Surya

Oh Begitu
Orang Suku Maya Kuno Makan Cokelat, Tidak Hanya untuk Persembahan Dewa

Orang Suku Maya Kuno Makan Cokelat, Tidak Hanya untuk Persembahan Dewa

Fenomena
Trenggiling Makan Apa?

Trenggiling Makan Apa?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.