Kompas.com - 02/02/2018, 21:39 WIB
- live science-
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Paus pembunuh atau orca yang hidup di penangkaran ini menjadi paus pertama yang diketahui bisa menirukan suara yang berasal bukan dari spesiesnya sendiri.

Wikie, nama paus itu, menunjukkan bisa memproduksi suara, termasuk kata-kata manusia seperti "halo" dan "bye-bye". Lebih mengejutkannya lagi, paus betina tersebut memproduksi suara yang baru didengarnya relatif cepat, hanya dengan beberapa kali coba saja.

Dalam sebuah penelitian, orca saling berkomunikasi dengan menggunakan berbagai suara dan bahkan memproduksi dialek.

"Keruwetan komunikasi paus pembunuh mencerminkan struktur sosial dan mental mereka yang kompleks," ujar Rachael Griffin, ahli biologi dari Aquagreen Marine Research di Victoria, British Columbia.

Baca juga : Kisah Nyata dari Pasifik, Paus Lindungi Penyelam dari Serangan Hiu

Pada tahun 2014, peneliti menemukan bahwa orca mampu mempelajari "dialek" baru bahkan berasal dari spesies lain. Hal ini diketahui ketika paus pembunuh ditempatkan dalam satu tempat bersama lumba-lumba botol selama 3 tahun. Vokal tiga orca berubah menyerupai lumba-lumba, seperti bunyi klik dan siulan.

Meski begitu belum diketahui bagaimana orca menciptakan dialek unik mereka. Untuk mengetahuinya, peneliti melakukan studi terhadap Wikie, orca berusia 14 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peneliti memperdengarkan rekaman suara asing serta kata-kata yang berasal dari pelatih. Wilkie diminta menirukan suara pintu berderit, suara gajah, mengatakan "halo" dan "bye-bye", serta mengulangi angka. Ia lalu diminta untuk menirukan vokalisasi itu di permukaan air.

Peneliti menemukan kalau Wikie sukses menirukan kebanyakan suara-suara itu dalam waktu kurang dari 10 kali mencoba. Wikie memang tidak selalu membuat tiruan yang sempurna, tetapi suaranya masih dapat dikenali.

Baca juga : Scrub dengan Batu, Apakah Paus Juga Menjaga Kulitnya Tetap Halus?

Temuan ini menunjukkan bahwa paus pembunuh dapat belajar dan meniru suara baru dengan mendengarkannya. Namun, karena eksperimen dilakukan di atas air, hasilnya tidak menunjukkan seberapa akurat orca diluar penangkaran bisa memproduksi suara asing yang mereka dengar di bawah air.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengukur kemampuan meniru orca dalam komunikasi sosial mereka.

"Hasil yang diperoleh menunjukkan jika paus pembunuh telah berevolusi kemampuannya untuk mengendalikan produksi suara dan meniru vokal," ujar peneliti menyimpulkan.

Namun, ada pendapat lain soal mengapa orca bisa meniru vokal spesies lain. Menurut Negela Stoeger-Horwath, peneliti dari University of Vienna, hewan yang tinggal dengan manusia atau terbiasa di dalam penangkaran kemungkinan bisa menirukan kata-kata manusia untuk memperkuat ikatan sosial. Meski demikian, bukan berarti mereka bisa mengerti bahasa kita.

Penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal Proceedings of the Royal Society B.

Anda juga bisa mendengarkan Wilkie meniru kata-kata manusia di akun Soundcloud resmi Sciencealert, atau di bawah ini:



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.