Kisah Al Qadri yang Sempat Diusir dari Sekolah karena Kusta

Kompas.com - 20/03/2018, 20:50 WIB
Al Qadri Shela KusumaningtyasAl Qadri

GOWA, KOMPAS.com - Al Qadri (46) yang tinggal di Kampung Jongaya, Makassar, Sulawesi Selatan rupanya memendam kisah masa kecil yang tidak menyenangkan karena penyakit kusta yang pernah dideritanya.

“Dari umur enam tahun saya terkena penyakit kusta. Lalu, oleh orangtua murid lain saya diminta berhenti sekolah,” ujarnya saat ditemui Kompas.com di Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (19/3/2018).

Bercak putih yang tampak di lututnya pertama kali diketahui oleh orangtua teman Al Qadri.

Rupanya, orangtua tersebut menyadari bahwa Al Qadri mengidap kusta dan langsung ketakutan anak-anak lain akan tertular. Orangtua tersebut kemudian menyampaikan permintaan kepada sekolah untuk mengeluarkan Al Qadri.

Baca juga : Penyembuhan Kusta, Keluarga Penting untuk Dorong Semangat

Pendidikan yang mestinya dia enyam sebagai bekal masa depan pun terputus di tengah-tengah. “Sejak saat itu saya tidak bersekolah dan menjadi petani bantu orangtua,” cerita Al Qadri.

Dia memang sempat menanyakan kenapa dia harus berhenti sekolah. Saat itu, umurnya yang kurang dijadikan alasan. Padahal, temannya yang lebih muda tidak ditolak untuk bersekolah. 

Diskrimasi yang dialami Al Qadri tidak berhenti di situ. Orangtuanya juga menjadi bahan olokan tetangga sekitar karena memiliki anak yang mengidap kusta.

Kendati demikian, Qadri tidak terpuruk. Dia terus bercocok tanam dan melupakan stigma negatif yang selalu ditujukan kepadanya.

Baca juga : Melongok Interaksi Tanpa Sekat di Kompleks Kusta Kampung Jongaya

Meski demikian, ada satu hal yang mengganjal: kemampuan baca tulis Al Qadri tidak terasah lantaran berhenti bersekolah.

Pada usia 12 tahun, Al Qadri kembali mendaftarkan dirinya ke SD Inpres. Untungnya, dia diterima oleh salah satu guru yang dengan sabar mau mengajarinya baca tulis, meski terkendala fisik karena kusta telanjur menggerogoti hingga tangannya tergulung.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X