Kompas.com - 22/02/2018, 19:36 WIB

KOMPAS.com -- Yuda Turana, ketua Indonesian Society of Hypertension (InaSH), menegaskan pentingnya masyarakat melakukan cek tekanan darah di rumah.

Pasalnya, dari survei yang dilakukan InaSH pada bulan Mei 2017, ditemukan bahwa 25 persen responden laki-laki penderita hipertensi tidak mengukur tekanan darah selama satu tahun terakhir. Penelitian tersebut melibatkan 29.353 pria sebagai subjek.

Menurut Yuda yang ditemui dalam acara konferensi pers InaSH di Jakarta pada Kamis (22/2/2018), hal ini membahayakan karena hipertensi merupakan penyakit tanpa gejala dan hanya bisa diketahui lewat pengukuran tekanan darah.

Dia menambahkan, oleh karena itu, kerap ditemukan kasus seseorang mendadak meninggal. Individu tersebut terlambat diketahui tekanan darahnya naik. Lalu, berujung pada komplikasi penyakit seperti stroke yang berujung kematian.

Baca juga : Berapa Kenaikan Berat Badan yang Baik agar Ibu Hamil Tidak Hipertensi?

Menurut data Kohor yang dikeluarkan Kemenkes pada tahun 2017, penderita hipertensi berisiko 2,8 kali lebih besar terserang stroke.

Yuda berkata bahwa selain sebagai upaya preventif agar hipertensi tidak makin parah, cek tekanan darah di rumah lebih akurat karena jika dilakukan secara rutin, akan menunjukkan informasi variabilitas.

"Pengukuran tekanan darah di rumah lebih menampilkan diagonosis normotensi. Selain itu, prognosis penyakitnya lebih jelas," sebut Yuda.

Perbedaan hasil pengukuran tekanan darah bisa disebabkan oleh kondisi whitecoat hypertension. Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah secara persisten tinggi di ruang kerja dokter, tetapi pada waktu yang lain, seperti di rumah, tekanan darah pasien menjadi normal.

"Yang perlu diingat, hasil tes tekanan darah di rumah bukan menggantikan yang dari dokter. Sifatnya melengkapi. Saat ke dokter, bawalah data dari rumah," kata Yuda.

Baca juga : Flu? Jangan Sembarang Beli Obat, Risiko Hipertensi Bisa Meningkat

Yuda juga memberikan panduan agar masyarakat dapat melakukan cek tekanan darah secara mandiri di rumah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.