Kompas.com - 30/01/2018, 20:02 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

"Tujuannya adalah untuk menghindari pemicu," kata Tariq.

Baca juga: Kapan Sakit Kepala Saat Hamil Perlu Diwaspadai?

Tariq menyebut bahwa pemicu sakit kepala yang umum adalah makanan tertentu, dehidrasi, alkohol, kurang tidur, perubahan cuaca, siklus menstruasi, pekerjaan, dan stres.

Selain itu, saat melakukan pemeriksaan dapat ditemukan jenis sakit kepala yang kita rasakan. Dokter juga akan mencari gejala lain, seperti mati rasa atau kesemutan, mual, gangguan bicara, atau masalah ingatan.

Gejala-gejala tersebut biasanya mengindikasikan kondisi yang lebih serius.

"50 persen orang dengan sakit kepala kronis juga memiliki gangguan gelisah dan depresi," kata Tariq.

"Mengatasi masalah tersebut, dengan psikoterapi dan pengobatan, dapat membantu mengatasi sakit kepala," imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak Hanya dari Obat

Saat melakukan pemeriksaan, dokter biasanya akan meresepkan obat-obatan. Tapi untuk menyembuhkan sakit kepala, obat bukanlah satu-satunya solusi.

Untuk sakit kepala tegang, Munger menyarankan pijatan leher dan bahu untuk meringankan rasa sakitnya. Dia juga menyebut mengubah posisi di meja kerja dapat membantu meredakan jenis sakit kepala ini.

Pelepasan stres juga berperan, kata Munger.

"Jika Anda berada di bawah tekanan yang berlebihan, cobalah teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi," tutupnya.

Baca juga: Hubungan Seks, Menyembuhkan atau Memicu Sakit Kepala?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.