Quraish Shihab Bicara Soal Bumi Datar Hingga Kencing Unta

Kompas.com - 23/01/2018, 19:36 WIB
Quraish Shihab menjadi penceramah dalam acara buka puasa Prudential, Rabu (7/6/2017) di Hotel Hermitage, Jalan Cilacap, Menteng, Jakarta Pusat. Dimas WahyuQuraish Shihab menjadi penceramah dalam acara buka puasa Prudential, Rabu (7/6/2017) di Hotel Hermitage, Jalan Cilacap, Menteng, Jakarta Pusat.
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

KOMPAS.com - "Ilmu tanpa agama pincang, agama tanpa ilmu buta", kutipan terkenal Albert Einstein tersebut terus menjadi perdebatan. Salah satunya bagaimana sebuah agama menerima perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

Di Indonesia, banyak orang penasaran bagaimana agama Islam dan Al Quran menyikapi perkembangan iptek. Sebuah video yang diunggah oleh Najwa Shihab Senin (22/01/2018) mencoba menjawab rasa penasaran tersebut.

Dalam video berdurasi 6 menit 27 detik tersebut, terlihat Quraish Shihab menjelaskan bagaimana Islam memandang perkembangan iptek.

"Sangat menyambut. Teknologi itu bebas nilai. Penggunanya yang memberikan nilai," kata Quraish.

Baca juga: Potret Perjalanan Sains di Dunia Islam

Sahabat Mustofa Bisri tersebut juga mencontohkan misalnya penggunaan teknologi handphone (HP). Dia menyebut sekarang sudah ada Al Quran di dalam HP.

Pria paruh baya ini juga menjelaskan bahwa dia menggunakan HP saat ingin menulis, mencari ayat Al Quran, dan mencari tahu tentang segala sesuatu melalui google.

"Itu kan hasil teknologi," tegasnya.

"Melalui teknologi kita bisa dengan cepat ke Mekkah, kita bisa dengan cepat ke tujuan lain untuk belajar atau untuk berziarah. Tidak masalah," sambung pria ini.

Pria yang pernah mengenyam pendidikan di Al-Azhar, Kairo ini juga membandingkan ketika teknologi digunakan untuk berbuat hal yang tidak baik.

"Tetapi kalau itu digunakan untuk sesuatu yang buruk, Anda gunakan HP untuk mengirim hoaks, terlarang karena melengahkan orang, menjerumuskan orang," ujarnya.

"Jadi, ilmu sangat dianjurkan. Tuhan menetapkan dalam Al Quran bahwa alam raya ini dimudahkan manusia untuk menggunakannnya. Salah satu penggunaannya itu adalah dari hasil perkembangan teknologi," katanya.

Pendiri pusat studi Al Quran ini juga memberi contoh pada salah satu firman Allah tentang wanita hamil. Ayat tersebut menyebut, Tuhan mengetahui apa yang dikandung seorang wanita.

"Dulu diartikannya bahwa Dia mengetahui apa itu jenis kelamin anak, laki-laki atau perempuan. Sekarang tidak lagi yang menafsirkan demikian,"

Baca juga: Alasan Institusi Pendidikan di Negara Islam Perlu Berbenah

"Sekarang udah bisa lewat USG ya, bahkan 4 dimensi bisa keliatan mukanya," sambung Najwa Shihab, putri Quraish Shihab sekaligus menjadi pewawancara dalam video tersebut.

Quraish dengan cepat menyetujui apa yang disampaikan putrinya tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Oh Begitu
Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Fenomena
Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Fenomena
Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Oh Begitu
Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Fenomena
Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Fenomena
Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Oh Begitu
Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Fenomena
Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Oh Begitu
Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

Fenomena
Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Fenomena
WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

Kita
Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Oh Begitu
BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X