Kompas.com - 18/12/2017, 20:19 WIB
|
EditorMichael Hangga Wismabrata

Polusi udara memang memiliki beberapa jalur potensial untuk masuk ke otak. Partikel yang terhirup dalam paru-paru bisa masuk dalam darah dan akhirnya beredar hingga ke otak.

Masalah partikel juga bisa menyebabkan stres di paru-paru. Ini bisa menyebabkan produksi molekul peradangan yang kemudian menuju ke otak.

Baca juga: Tumbuhan Juga Sebabkan Polusi Udara, Kok Bisa?

Selain itu, pencemaran juga bisa langsung menyerang ke otak, terutama saat orang menghirup udara tercemar melalui hidung mereka yang terhubung langusng ke bagian otak yang disebut bola pencium.

Cory-Slechta menjelaskan lebih detail bahwa partikel yang melintasi mampu melewati perlindungan di membran darah otak.

Materi partikel sering disertai dengan logam, bahan organik, atau kontaminan lain. Semua itu dapat menimbulkan malapetaka pada otak, terutama pada ambang batas kritis.

"Ini adalah respons fisik terhadap polusi. Ini merusak otak," kata Younan.

Melihat temuan yang menyebutkan bahwa tingkat kejahatan turun sebagai dampak dihilangkannya timbal dari bensin, Younan berspekulasi bahwa mungkin hal ini juga bisa berlaku pada kasus polusi udara.

"Selama beberapa dekade terakhir, polusi udara telah menurun dan kejahatan telah menurun. Menarik untuk melihat apakah keduanya memiliki kaitan," ujar Younan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.