Virus Corona Bermutasi di Diamond Princess, Ini Karakteristik Barunya

Kompas.com - 21/02/2020, 19:20 WIB
Seorang penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang dinyatakan tidak negatif virus corona keluar setelah menjalani karantina, di Terminal Daikoku Pier Cruise di Yokohama, Jepang, Rabu (19/2/2020). Setidaknya 500 penumpang diizinkan keluar setelah dikarantina selama 14 hari, menyusul kabar terdapat 542 penularan positif corona di dalam kapal tersebut. AFP/CHARLY TRIBALLEAUSeorang penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang dinyatakan tidak negatif virus corona keluar setelah menjalani karantina, di Terminal Daikoku Pier Cruise di Yokohama, Jepang, Rabu (19/2/2020). Setidaknya 500 penumpang diizinkan keluar setelah dikarantina selama 14 hari, menyusul kabar terdapat 542 penularan positif corona di dalam kapal tersebut.

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pemerintah berbagai negara dan para ilmuwan mengkhawatirkan munculnya mutasi baru Covid-19 di kapal pesiar Diamond Princess yang berada di perairan Yokohama, Jepang.

Kekhawatiran ini timbul akibat minimnya gejala dan lamanya durasi inkubasi beberapa orang yang terinfeksi virus di kapal itu itu.

Sesditjen Pencegahan dan Penangan Penyakit Kementerian Kesehatan, dr Achmad Yurianto, mengatakan, kelihatannya sekarang justru orang itu hasilnya positif, tapi gejalanya ringan dan beberapa dilaporkan tanpa gejala.

Baca juga: Studi Baru, Virus Corona Wuhan Diduga Lebih Menular dari Perkiraan WHO

Disebutkan pula oleh Yurianto dalam jumpa media di Gedung Kemenkes RI Jakarta, Jumat (21/2/2020), bahwa gejala yang ada telah bergeser menjadi seperti flu biasa, di mana pasien tidak mengalami panas tinggi, batuk berlebih atau juga pilek.

Keadaan terinfeksi virus tapi tidak menunjukkan gejala ini memang lebih mengkhawatirkan, karena membuat penyakit lebih sulit diidentifikasi dari keadaan fisik luar pasien saja.

Oleh sebab itu, semua orang di kapal pesiar Diamond Princess dengan dan tanpa gejala sekalipun harus menjalani skrining terpadu.

Yurianto berkata bahwa jika tidak dilakukan skrining, meskipun orang tersebut terlihat sehat, dikhawatirkan bisa terjadi kematian yang tiba-tiba pada pasien yang tidak dicurigai menderita Covid-19.

Baca juga: Update Virus Corona 21 Februari: 2.247 Meninggal, 76,738 Terinfeksi

"Ini juga yang kemudian menjadi perhatian pihak WHO, dan ini juga menjadikan kewaspadaan makin ditingkatkan," ujarnya.

Waktu karantina khusus bagi orang-orang dari kapal pesiar Diamond Princess juga ditingkatkan menjadi 28 hari.

Pasalnya, ada pasien positif Covid-19 yang baru dinyatakan positif pada hari ke-20 terinfeksi virus, melewati masa inkubasi 14 hari yang telah ditetapkan sebelumnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X