Riset Buktikan, Sungai Ciliwung Termasuk Sungai Terkotor di Dunia

Kompas.com - 21/02/2020, 12:32 WIB
Sejumlah anak-anak berenang dan menemukan sampah plastik di bantaran Sungai Ciliwung yang tercemar gunung sampah yang ada di Kampung Kedunghalang Lebak, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/9/2019). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSejumlah anak-anak berenang dan menemukan sampah plastik di bantaran Sungai Ciliwung yang tercemar gunung sampah yang ada di Kampung Kedunghalang Lebak, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/9/2019).

Oleh Tim van Emmerik

DISEBUT sebagai negara terbesar kedua penyumbang sampah plastik lautan di dunia, Indonesia memiliki target ambisius untuk mengurangi sampah plastik lautan hingga 70 persen pada tahun 2025.

Pemerintah Indonesia mungkin harus mempertimbangkan beberapa hal untuk mencapai target tersebut.

Penelitian kami di tahun 2018 mengindikasikan bahwa Sungai Ciliwung, yang membelah ibu kota negara, Jakarta, berada dalam daftar sungai terkotor di dunia.

Penelitian yang melibatkan ilmuwan dari Indonesia dan Belanda serta bekerja sama dengan Waste4Change tersebut menemukan bahwa sampel yang diambil dari Sungai Ciliwung tercemar lebih parah ketimbang setidaknya 20 sungai di Eropa dan Asia Tenggara yang juga menjadi subyek penelitian kami.

Kami melakukan pengawasan terhadap makroplastik, atau plastik dengan ukuran lebih dari 5 milimeter, di lima lokasi di sepanjang Sungai Ciliwung pada Mei 2018. Hasilnya, sebanyak 20.000 barang berbahan plastik mengalir ke Laut Jawa setiap jam.

Angka ini jauh lebih tinggi daripada Sungai Chao Phraya di Thailand sebanyak 5.000 barang per jam, Sungai Seine di Perancis sebanyak 700 per jam, dan Sungai Rhine di Belanda dengan 80 per jam.

Selain itu, studi ini juga menghitung berat total sampah plastik dari seluruh kali di Jakarta mencapai 2,1 juta kilogram. Ini setara dengan 1.000 mobil Tesla Model S.

Penemuan menarik lainnya

Dari lima lokasi yang kami survei, kami lebih banyak menemukan kantong plastik dan bungkusan makanan plastik. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat banyak membuang sampah rumah tangga mereka langsung ke sistem air.

Author provided Figure 1. (A) Jawa, Jakarta dan Laut Jawa. (B) Overview lokasi monitoring dan lokasi data hidrodinamik di Jakarta, Indonesia. (1) BKB-Angke (Ciliwung), (2) Cengkareng Kapuk (Pesanggrahan), (3) BKT (b

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X