Kompas.com - 18/02/2020, 20:00 WIB

Dengan kata lain, orgasme pada wanita menggunakan banyak energi untuk suatu sifat yang konon tidak berfungsi.

Plus, tidak ada yang berkurang terkait struktur anatomi yang terlibat dalam orgasme wanita.

Brennan mencontohkan, klitoris merupakan area sangat sensitif dari alat kelamin wanita yang memiliki peran penting dalam orgasme.

Seperti puting yang terbentuk saat masih menjadi janin, klitoris dan penis tumbuh dari struktur anatomi yang sama.

Namun bertentangan dengan kepercayaan umum, Brennan mengatakan bahwa klitoris bukan penis mini.

"Klitoris manusia memiliki struktur yang berkembang dengan sangat baik," ujar Brennan.

Ada beberapa teori tentang bagaimana orgasme wanita membantu leluhur kita mewariskan gen mereka.

Meskipun wanita tidak perlu mengalami orgasme untuk hamil, beberapa penelitian menunjukkan bahwa tidak selalu demikian.

Banyak mamalia betina, termasuk kelinci dan kucing, berovulasi hanya ketika mereka kawin.
Berdasarkan analisis tentang bagaimana sifat-sifat telah diturunkan melalui pohon kehidupan, satu studi yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Zoology menemukan bahwa nenek moyang perempuan kita mungkin membutuhkan orgasme untuk dapat bereproduksi.

"Tetapi sekali lagi, teori ini tidak menjelaskan mengapa orgasme bertahan pada wanita," kata Brennan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.