Soal Jenis Kelamin Lucinta Luna, Bagaimana Semestinya Kita Menyikapi?

Kompas.com - 13/02/2020, 17:01 WIB
Lucinta Luna saat konferensi pers di Polres Metro Jakbar, Kamis (13/2/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARLucinta Luna saat konferensi pers di Polres Metro Jakbar, Kamis (13/2/2020)

Zudan menjelaskan, berdasarkan data yang ada, dahulu Lucinta memang bernama Muhammad Fatah. Namun, nama yang tercantum dalam e-KTP saat ini adalah Ayluna Putri.

Zudan menegaskan bahwa mekanisme pengubahan nama hingga jenis kelamin individu harus berdasarkan putusan dari pengadilan.

Jika memang nama dan jenis kelamin Lucinta Luna sudah diubah berdasarkan putusan pengadilan, maka harus tercatat dalam administrasi kependudukan.

"Data kami menunjukkan bahwa dulu yang bersangkutan bernama Muhammad Fatah. Nama sekarang di e-KTP (adalah) Ayluna Putri," tutur Zudan.

Berkaitan dengan hal itu, banyak anggota masyarakat yang justru membahas perbedaan jenis kelamin Lucinta Luna itu, hingga ada pula yang menghakiminya.

Lantas, bagaimana kita seharusnya bersikap tentang hal semacam ini?

Baca juga: Ada di Tas Lucinta Luna, Apa Itu Obat Tramadol yang Bikin Kecanduan?

Dosen dan peneliti Antropologi Gender dan Seksualitas Universitas Indonesia (UI) Irwan Hidayanga menyampaikan, sebaiknya kita menghargai bagaimana seseorang mengidentifikasi dirinya.

"Soal identitas gender, seharusnya kita menghargai seseorang yang mengidentifikasikan dirinya sebagai laki, perempuan, waria, transpuan, transman, atau apa pun yang dia inginkan sesuai dengan pengakuannya," kata Irwan kepada Kompas.com, Kamis (13/2/2020).

"Mengapa kita perlu menghakimi seseorang tentang identitasnya? Identitas gender adalah hasil dari pengalaman hidup seseorang individu yang harus kita hargai," imbuh dia.

Irwan pun mengkritisi bagaimana masyarakat berperilaku di media sosial. Banyak di antara kita yang dengan mudah mengomentari sesuatu seenaknya tanpa ada etika dan kesantunan.

Segala sesuatu bisa saja dikomentari dengan bebas dan tak lagi memedulikan dampak ke depannya.

Sumber: Kompas.com (Walda Marison)

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X