Solar Orbiter Resmi Diluncurkan, Misteri Matahari Segera Terpecahkan

Kompas.com - 09/02/2020, 17:02 WIB
Solar Orbiter ESA/BBCSolar Orbiter

“Kami mengobservasi hal itu selama 400 tahun, semenjak teleskop dari Bumi mengarah ke Matahari,” tutur Daniel Muller, Project Scientist ESA khusus Solar Orbiter kepada situs The Verge.

Seberapa kuat Solar Orbiter?

Solar Orbiter memiliki ukuran sekitar bus kecil. Pesawat ini memiliki 10 instrumen yang didesain untuk memotret permukaan Matahari. Beberapa instrumen memiliki fungsi untuk mengumpulkan data dari medan magnetik Matahari. Begitu pun dengan atsmofernya.

Namun, satu bagian yang terpenting dan melindungi seluruh bagian Solar Orbiter adalah penangkal panas (heat shield).

Baca juga: Gerhana Matahari Bikin Perilaku Hewan Berubah, Berikut Penjelasannya

Penangkal panas ini merupakan lempengan titanium yang mengandung material khusus bernama SolarBlack. Material ini bisa menyerap panas ekstrem dari Matahari, sehingga menghindari Solar Orbiter terbakar.

Berkat adanya material ini, Solar Orbiter mampu menangkal panas hingga 1.100 derajat Fahrenheit (sekitar 600 derajat Celcius).

Parker Solar Probe

Pada 2018, NASA telah meluncurkan perangkat dengan fungsi serupa dengan nama Parker Solar Probe. Namun perbedaannya, pesawat ini tidak dilengkapi dengan kamera layaknya Solar Orbiter.

“Ada sinergitas yang baik antara dua perangkat ini. Mereka tidak berkompetisi, melainkan melengkapi,” tutur Muller.

Baca juga: Pecahkan Rekor, Satelit NASA Ini Nyaris Menyentuh Matahari

Muller mengatakan bahwa kemampuan Solar Orbiter akan mampu mengantar manusia pada pengetahuan yang belum pernah ditemukan sebelumnya.

“Kami berharap bisa mengisi blind spot pada pengetahuan kami terhadap Matahari,” tutupnya.

Halaman:


Sumber BBC,The Verge
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Oh Begitu
3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

Fenomena
Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Fenomena
Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Oh Begitu
Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Fenomena
Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Oh Begitu
Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Fenomena
Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena
BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

Fenomena
Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Oh Begitu
Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Fenomena
CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

Kita
Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X