Ilmuwan Tanam Benih Kurma Berusia Ribuan Tahun, Akankah Berbuah?

Kompas.com - 07/02/2020, 20:05 WIB
Pohon Kurma di Masjid Agung Kota Tasikmalaya berbuah lebat dan menghebohkan warga di sekitarnya untuk hanya sekadar berswafoto,Jumat (17/1/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAPohon Kurma di Masjid Agung Kota Tasikmalaya berbuah lebat dan menghebohkan warga di sekitarnya untuk hanya sekadar berswafoto,Jumat (17/1/2020).

Sallon memberikan nama Yahudi pada benih-benih tersebut, ini dikarenakan dia merupakan salah satu orang Yahudi. Dia juga menambahkan sebelum jenis kelamin tanaman tersebut diketahui dari analisis genetik, benih kurma Adam diberi nama Hawa.

Sementara beberapa benih hanya membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk tumbuh, yang lain membutuhkan waktu setengah tahun.

Tim tersebut juga menemukan biji kurma kuno lebih besar daripada biji kurma modern dan kurma liar.

" Benih kurma saat ini masih sekitar 30 persen lebih kecil dari apa yang mereka tanam di Yudea pada 2.000 tahun yang lalu," kata Sallon.

Analisis genetik mengungkapkan semakin tua benih kurma purba itu, susunan genetika kurma ini semakin "ketimuran".

Sementara, benih kurma Adam dan Methuselah paling dekat dengan varietas zaman sekarang dari Teluk.

Menurut Sallon, itu mungkin mencerminkan jenis pohon yang tumbuh secara alami di Yudea pada saat itu, atau mereka mungkin telah dibawa ke Laut Merah dari Saudi, rute perdagangan kuno.

Baca juga: Manisnya Manfaat Kurma, Buah Ideal Untuk Berbuka

Benih kurma Hannah dan Judith lebih dekat dengan varietas Irak modern, sesuatu yang dikatakan Sallon mungkin terkait dengan kembalinya orang Yahudi dari pengasingan di Babel pada akhir abad keenam SM.

Pada masa itu, banyak dari mereka telah bekerja di perkebunan kurma Babilonia dan mungkin telah membawa tanaman kembali bersama mereka.

Sementara itu, benih kurma Uriel, Boaz dan Jonah memiliki kontribusi genetik yang tinggi dari varietas di barat Mesir dan secara genetik hampir sama dengan varietas modern dari Maroko.

"Pendudukan Romawi [dari Yudea] berasal dari abad pertama dan mungkin pada saat itu mereka membawa varietas kurma kuno dari Afrika utara," sambung Sallon.

Baca juga: Pohon Kurma di Halaman Masjid Tasikmalaya Berbuah Lebat, Warga Heboh

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X