Seperti Vampir, Bintang Mengisap Kehidupan Bintang Lain

Kompas.com - 04/02/2020, 20:32 WIB
Ilustrasi bintang katai cokelat NASA/JPL-CaltechIlustrasi bintang katai cokelat

Hanya sekitar 100 sistem nova dari bintang kerdil yang pernah ditemukan dan lonjakan kecerahan temuan baru-baru ini hanya berlangsung sehari.

Menurut NASA, jika para ilmuwan cukup beruntung untuk menemukannya, mereka harus menunggu bertahun-tahun atau dekade sebelum ledakan baru muncul dalam sistem yang sama.

" Vampir" dalam pasangan selestial ini adalah bintang katai putih, atau bangkai bintang. Korbannya adalah bintang katai coklat yang lebih dingin dan mengorbit katai putih setiap 83 menit dengan jarak antara Bumi dan bulan.

Hanya dengan jarak 250.000 mil (400.000 kilometer) di antara mereka, gravitasi katai putih menarik material menjauh dari bintang kerdil ini.

Selanjutnya, membentuk spiral debu dan gas yang dikenal sebagai cakram akresi karena menyerap material.

Cakram akresi ini, menurut NASA, secara teoritis mencapai titik kritis. Cakram tersebut tumbuh sampai tepi luar berinteraksi dengan tarikan gravitasi katai coklat.

Baca juga: Misteri Bintang-bintang yang Hilang, Ahli Curigai Aktivitas Alien

Kondisi ini memanaskan material yang menyebabkan suhu melonjak secara dramatis karena naik dari sekitar 5.000 hingga 10.000 derajat Fahrenheit atau dari 2.700 ke 5.300 derajat Celcius.

Itu terjadi dalam "kondisi normal" ke ketinggian sekitar 17.000 hingga 21.000 F (9.700 hingga 11.700 derajat Celcius.

Dalam makalah yang diterbitkan dalam Monthly Notices of the Royal Astronomical Society ini menunjukkan bagaimana alam semesta selalu penuh kejutan.

Salah satunya keberadaan bintang vampir ini. Saat bintang ini memakan korbannya, keduanya masing-masing menarik darah kehidupan bintang yang berputar-putar di luar angkasa, kemudian meledak dan berulang.

Baca juga: Tabrakan Bintang Neutron Hasilkan Emas dan Platinum di Bumi

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Oh Begitu
3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

Fenomena
Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Fenomena
Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Oh Begitu
Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Fenomena
Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Oh Begitu
Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Fenomena
Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena
BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

Fenomena
Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Oh Begitu
Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Fenomena
CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

Kita
Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X