Pemulangan WNI dari China, Begini Tatalaksana Antisipasi Virus Corona

Kompas.com - 03/02/2020, 13:04 WIB
Petugas medis bersiap memeriksa warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020). Sebanyak 238 WNI dari Wuhan tersebut selanjutnya dipindahkan ke Natuna untuk menjalani observasi selama kurang lebih dua minggu guna memastikan kesehatannya dan terbebas dari virus corona. ANTARA FOTO/KEMENTERIAN LUAR NEGPetugas medis bersiap memeriksa warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020). Sebanyak 238 WNI dari Wuhan tersebut selanjutnya dipindahkan ke Natuna untuk menjalani observasi selama kurang lebih dua minggu guna memastikan kesehatannya dan terbebas dari virus corona.

1. Lakukan karantina selama minimal 14 hari (sesuai masa inkubasi virus corona)

2. Selama dikarantina, lakukan pemeriksaan berkala untuk skrining ke arah flu. bagi yang terdeteksi ada flu atau demam akan menjalani isolasi dan penanganan di rumah sakit rujukan.

3. Lakukan foto toraks (rotgten dada) untuk semua penumpang sebagai data awal

4. Berikan nutrisi yang adekuat dan bergizi selama di karantina

5. Upayakan rasa nyaman bagi para penghuni di tempat karantina

6. Adakan konseling dengan psikolog bagi yang mengalami masalah psikis

7. Bebaskan mereka dari stigma masyarakat

8. Fasilitas komunikasi adekuat peserta karantina dengan keluarga

Selanjutnya, semua orang dalam satu pesawat adalah close contact.

Sesuai definisinya, kata Agus, baik dari WHO maupun Kementerian Kesehatan, close contact atau kontak erat merupakan orang-orang yang berkontak dengan seseorang yang positif terkonfimasi sebagai pasien virus corona.

Oleh sebab itu, jika nanti dalam masa inkubasi 14 hari ada yang mengalami gejala diantara mereka dan terkonfimasi sebagai pasien penyakit virus corona, maka orang-orang di dalam pesawat yang sama sebelumnya juga harus dilakukan kembali pemeriksaan medis.

"Harus dipantau diawasi bila timbul gejala masuk dalam kasus yang dicurigai dan harus masuk isolasi," ujarnya.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X