Update Corona 31 Januari: 213 Tewas, WHO Tetapkan Status Darurat Dunia

Kompas.com - 31/01/2020, 12:29 WIB
Pejabat di provinsi Hubei melakukan penyelidikan setelah seorang remaja meninggal ketika dia ditinggalkan di rumah sementara orang tuanya diisolasi karena dicurigai telah menangkap virus corona Wuhan. Weixin/South China Morning PostPejabat di provinsi Hubei melakukan penyelidikan setelah seorang remaja meninggal ketika dia ditinggalkan di rumah sementara orang tuanya diisolasi karena dicurigai telah menangkap virus corona Wuhan.

KOMPAS.com - Badan Kesehatan Dunia ( WHO) mengumumkan wabah virus corona jenis baru (2019-nCoV) sebagai darurat nasional.

"Perhatian terbesar kami adalah potensi virus ini menyebar ke negara dengan sistem kesehatan yang lebih lemah," kata Sekretaris Jenderal WHO Tedros Adhahom Ghebreyesus seperti dilansir AFP, Kamis (30/1/2020) petang waktu Geneva.

Korban meninggal akibat virus corona Wuhan (2019-nCoV) pun terus meningkat, meski lebih dari 90 persen berada di China dan berusia lanjut.

Terbaru, otoritas China mengumumkan korban meninggal menjadi 213 orang.

Baca juga: WHO Umumkan Wabah Virus Corona Berstatus Darurat Global, Apa Artinya?

Komisi Kesehatan Nasional China, Jumat, menyebutkan pula ada 1.982 kasus baru virus corona yang telah terkonfirmasi. Dengan data ini, jumlah kasus terkonfirmasi sudah tipis mendekati angka 10.000.

Di luar kasus yang telah terkonfirmasi, ada 102.000 orang di China yang telah berada dalam observasi medis (berstasus suspect).

Kemarin Kamis (30/1/2020), Tibet mengumumkan kasus virus corona pertamanya. Ini artinya, seluruh provinsi di China yang berjumlah 31 telah melaporkan kasus virus corona Wuhan.

Berikut ini update penyebaran virus corona Wuhan per Jumat (31/1/2020) seperti dilansir DW.

23.10 UCT atau 6.10 WIB - Meninggal 213 di China

Angka kematian akibat virus corona Wuhan mencapai 213. Provinsi Hubei dikabarkan sebagai wilayah yang paling banyak melaporkan jumlah kematian.

21.30 UCT atau 4.30 WIB - Italia konfirmasi 2 kasus baru

Italia mengkonfirmasi dua kasus pertama virus corona Wuhan.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengumumkan, dua turis China positif terinfeksi virus corona.

Sebagai tanggapan atas kasus ini, Italia menutup jalur udara dari dan ke China.

21.20 UCT atau 4.20 WIB - Kasus kelima di Jerman

Kasus virus corona kelima dikonfirmasi di Jerman.

Pasien kelima ini tinggal di negara bagian selatan Bavaria dan bekerja di perusahaan yang sama dengan empat pasien lain yang juga positif terinfeksi virus corona.

Semua pasien di Jerman tertular virus corona dari seorang kolega yang sebelumnya berkunjung ke China.

Baca juga: [REAL TIME - LIVE] - Pantau Sebaran Virus Corona di Sini

Menyebar ke 21 negara

Dari laporan data di atas, penyebaran virus corona Wuhan berarti sudah mencapai 21 negara.

Berikut rinciannya:

  1. China, meninggal 213 orang dan sekitar 9.693 terinfeksi virus corona
  2. Thailand, 14 terinfeksi dan 5 pasien sembuh
  3. Australia, 7 positif terinfeksi
  4. Malaysia, 7 positif terinfeksi
  5. Singapura, 10 kasus terinfeksi
  6. Perancis, 5 terinfeksi
  7. Vietnam, 2 kasus positif virus corona
  8. Jepang, 7 kasus terindikasi
  9. Korea Selatan, 4 kasus positif
  10. Amerika Serikat, 5 terinfeksi
  11. Nepal, 1 terinfeksi dan sudah sembuh
  12. Kanada, 3 positif
  13. Taiwan, 5 kasus terinfeksi
  14. Kamboja, 1 terinfeksi
  15. Sri Lanka, 1 terinfeksi
  16. Jerman, 5 terinfeksi. Satu kasus baru dikonfirmasi
  17. Uni Arab Emirat, 1 terinfeksi
  18. Finlandia, 1 kasus baru
  19. Filipina, 1 kasus baru
  20. India, 1 kasus baru
  21. Italia, 2 kasus baru

Baca juga: Jokowi: Evakuasi WNI Tunggu Hubei Dibuka dari Isolasi Virus Corona



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Oh Begitu
3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

Fenomena
Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Fenomena
Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Oh Begitu
Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Fenomena
Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Oh Begitu
Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Fenomena
Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena
BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

Fenomena
Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Oh Begitu
Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Fenomena
CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

Kita
Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X