63 Orang Sembuh dari Virus Corona di China, Begini Pendapat Kemenkes

Kompas.com - 31/01/2020, 11:03 WIB
Ilustrasi Stocktrek Images/Getty ImagesIlustrasi

KOMPAS.com - Komisi Kesehatan Nasional China menyatakan, sedikitnya 63 orang yang sebelumnya terinfeksi virus corona Wuhan (2019-nCoV) dinyatakan sembuh.

Lantas timbul pertanyaan besar apakah itu tandanya sudah ditemukan obat penyakit dari virus corona dan pasien benar-benar berhasil sembuh?

Menanggapi hal ini, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Anung Sugihantono, mengatakan bahwa sampai sekarang belum ada obat untuk virus corona.

Baca juga: Belum Ada Obat, Kok 63 Orang yang Terinfeksi Virus Corona Bisa Sembuh?

"51 sudah dilaporkan oleh WHO juga, kepada WHO dan kita sedang mengikuti (perkesembuh) sembuhnya kenapa," kata Anung dalam acara Forum Merdeka Barat: Antisipasi Penyebaran Corona, Gedung Kominfo Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Anung menduga, sembuhnya pasien tersebut adalah karena self limiting disease, atau penyakit sembuh dengan sendirinya.

Pada prinsipnya penyakit yang disebabkan oleh virus itu dapat membaik dengan sendirinya atau biasa disebut dengan self limiting disease.

Pada indikasi self limiting disease, itu artinya yang dikelola memang adalah gejala-gejalanya, misal batuk dan pilek itu bisa dikelola dengan gejala-gejalanya saja yang diinkubasi.

Pasien batuk diberikan obat batuk, pasien panas tinggi diberikan obat penurun panas, pasien sesak napas diberi sap tapi tidak untuk membunuh virusnya.

"Kalau itu sembuhnya karena self limiting, itu sudah menjadi suatu pengobatan dalam diri kita," tuturnya.

63 orang itu memang sudah dikonfirmasi sembuh dalam pengertian kondisi mereka kian membaik, tapi belum tentu atau bukan berarti virus di dalam tubuh pasien itu sudah mati.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

CDC: Siapa Pun yang Pernah Kontak dengan Pasien Covid-19 Wajib Dites

CDC: Siapa Pun yang Pernah Kontak dengan Pasien Covid-19 Wajib Dites

Oh Begitu
Venus Simpan Misteri Kehidupan, NASA Pertimbangkan Misi ke Planet Ini

Venus Simpan Misteri Kehidupan, NASA Pertimbangkan Misi ke Planet Ini

Fenomena
5 Sains Aneh Ig Nobel Prize dari Alis Tebal hingga Buaya Diberi Gas Helium

5 Sains Aneh Ig Nobel Prize dari Alis Tebal hingga Buaya Diberi Gas Helium

Fenomena
Ilmuwan Peringatkan Embusan Rokok Elektrik Mengandung Zat Berbahaya

Ilmuwan Peringatkan Embusan Rokok Elektrik Mengandung Zat Berbahaya

Oh Begitu
Ilmuwan Menemukan Planet Raksasa Utuh yang Mengelilingi Bangkai Bintang

Ilmuwan Menemukan Planet Raksasa Utuh yang Mengelilingi Bangkai Bintang

Fenomena
Mengapa Kosmetik Bermerkuri Bisa Bikin Kulit Putih Cepat? Ini Kata Dokter

Mengapa Kosmetik Bermerkuri Bisa Bikin Kulit Putih Cepat? Ini Kata Dokter

Oh Begitu
Menderita Kelelahan Terus-menerus, Efek Jangka Panjang Covid-19

Menderita Kelelahan Terus-menerus, Efek Jangka Panjang Covid-19

Kita
Waspadai Kosmetik Bermerkuri, Kenali 3 Ciri Sederhana Ini

Waspadai Kosmetik Bermerkuri, Kenali 3 Ciri Sederhana Ini

Oh Begitu
Ilmuwan Inggris Temukan Tes Covid-19 Tercepat Tanpa Uji Laboratorium

Ilmuwan Inggris Temukan Tes Covid-19 Tercepat Tanpa Uji Laboratorium

Fenomena
LEGO Akan Hapuskan Kemasan Plastik Sekali Pakai demi Lingkungan

LEGO Akan Hapuskan Kemasan Plastik Sekali Pakai demi Lingkungan

Oh Begitu
Kenali Tanda Awal Infeksi Kulit akibat Kosmetik Bermerkuri

Kenali Tanda Awal Infeksi Kulit akibat Kosmetik Bermerkuri

Oh Begitu
Akhir Pekan, Daftar Perairan Indonesia Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter

Akhir Pekan, Daftar Perairan Indonesia Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter

Fenomena
Pohon Asal Australia Ini Beracun dan Bisa Sebabkan Sakit Berhari-hari

Pohon Asal Australia Ini Beracun dan Bisa Sebabkan Sakit Berhari-hari

Oh Begitu
Jejak Kaki Berusia 120.000 Tahun, Ungkap Rute Migrasi Manusia Purba dari Afrika

Jejak Kaki Berusia 120.000 Tahun, Ungkap Rute Migrasi Manusia Purba dari Afrika

Fenomena
Cegah Klaster Keluarga, Lakukan Ini Saat Beraktivitas di Luar Rumah

Cegah Klaster Keluarga, Lakukan Ini Saat Beraktivitas di Luar Rumah

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X