Kompas.com - 31/01/2020, 07:07 WIB

KOMPAS.com - Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan pada hari Kamis (29/1/2020), status wabah virus Corona yang telah menewaskan 170 orang sebagai darurat kesehatan global.

WHO pekan lalu menyatakan wabah tersebut belum mencapai ambang untuk itu.

Tetapi hal itu dinyatakan sebelum jumlah yang dikukuhkan terjangkit virus Corona melonjak menjadi 7.711 orang, termasuk lebih dari 1.700 orang lagi yang dikukuhkan pada hari Rabu.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, jumlah kasus yang terus meningkat, dan adanya bukti penularan dari orang ke orang di luar China sangat mengkhawatirkan.

Baca juga: Virus Corona Menginfeksi 7.711 Orang, WHO Peringatkan Dunia Ambil Tindakan

"Meskipun jumlah orang yang terjangkit di luar China relatif kecil, mereka membawa potensi munculnya wabah yang lebih besar," katanya kepada wartawan di markas besar WHO di Jenewa hari Rabu (29/1/2020), sehari setelah mengunjungi Beijing.

Beberapa negara telah mengevakuasi warga mereka dari Wuhan, kota di China yang menjadi pusat wabah.

Maskapai-maskapai internasional telah menghentikan penerbangan langsung ke China.

Tedros mengatakan 99 persen dari mereka yang dikukuhkan terjangkit virus Corona itu berada di China.

Lima belas negara lainnya telah mengukuhkan 68 kasus.

Semua, kecuali satu dari 170 kematian akibat virus Corona terjadi di Wuhan dan di provinsi Hubei.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.