Spesies Siput ini Lolos dari Kebakaran Hutan Australia, Kok Bisa?

Kompas.com - 30/01/2020, 09:07 WIB
Spesies siput merah muda dari gunung Kaputar, Australia, selamat dari peristiwa kebakaran hutan Australia. Penjaga hutan menemukan 60 ekor di Taman Nasional Gunung Kaputar. Spesies siput merah muda dari gunung Kaputar, Australia, selamat dari peristiwa kebakaran hutan Australia. Penjaga hutan menemukan 60 ekor di Taman Nasional Gunung Kaputar.


KOMPAS.com - Siput merah jambu neon menjadi salah satu satu satwa yang selamat dari kebakaran hutan yang melanda Australia.

Saat kebakaran hebat melanda hutan di Australia, banyak ahli khawatir tidak ada satwa yang berhasil bertahan dan selamat dari bencana tersebut.

Siput Kaputar, siput merah jambu mencolok ini berhasil lolos dari kebakaran besar di Australia itu.

Siput berwarna merah jambu mencolok yang hanya bisa ditemui di Gunung Kaputar di New South Wales ini terlihat di lereng gunung setelah enam minggu kebakaran menghancurkan hampir 18.000 hektar lahan.

Baca juga: Kebakaran Hutan Australia, Ini 6 Fakta yang Harus Anda Tahu

Melansir The Independent, Rabu (29/1/2020), sekitar 60 siput Kaputar ditemukan oleh penjaga Taman Nasional setelah hujan baru-baru ini.

Mahluk seukuran tangan itu tampaknya berhasil menghindari panas dari kebakaran dengan cara masuk ke celah-celah batu.

Dr Frank Kohler, ahli malakologi di Museum Australia menyebut sekitar 90 persen populasi siput di gunung itu telah mati.

Kemungkinan ada lebih banyak lagi yang musnah akibat kelaparan karena sumber makanan yang juga turut habis terbakar.

Baca juga: Kebakaran Australia, 1 Miliar Hewan Diperkirakan Mati Dilumat Api

Gunung Kaputar sendiri merupakan gunung yang terbentuk dari gunung berapi yang sudah tak aktif lagi. Gunung ini merupakan rumah bagi setidaknya 20 spesies endemik.

 

Spesies unik terancam punah

Kebakaran hutan di Australia diperkirakan telah membunuh miliaran hewan yang ada di benua ini. Bahkan, diperkirakan masih banyak spesies siput yang mungkin juga ikut musnah akibat bencana tersebut.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Oh Begitu
3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

Fenomena
Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Fenomena
Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Oh Begitu
Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Fenomena
Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Oh Begitu
Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Fenomena
Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena
BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

Fenomena
Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Oh Begitu
Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Fenomena
CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

Kita
Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X