Kebakaran Australia, 1 Miliar Hewan Diperkirakan Mati Dilumat Api

Kompas.com - 08/01/2020, 19:10 WIB
Kebakaran di Australia Screen Shot TwitterKebakaran di Australia

KOMPAS.com - Jumlah hewan yang mati akibat kebakaran Australia terus meningkat. Para pakar bahkan memperkirakan jumlahnya telah mencapai 1 miliar.

Kebakaran hutan yang diperparah oleh perubahan iklim menyapu Australia sejak September. Korban bukan hanya manusia dan bangunan, tetapi juga hewan ternak dan hewan liar.

Sebagian besar terbakar hidup-hidup, sementara sisanya menunggu kematian karena habitat dan tempat mereka mencari makan telah hancur.

Dilansir dari Vox, 7 Januari 2020, awalnya para ahli memperkirakan bahwa jumlah hewan yang mati 480 juta.

Baca juga: Apa Itu Krisis Iklim, Penyebab Banjir di Indonesia sampai Kebakaran di Australia?

Akan tetapi, seperti dijelaskan oleh Chris Dickman, seorang pakar biodiversitas dari Universitas Sydney yang menulis laporan, angka 480 juta hanya mamalia, burung-burung dan reptil di New South Wales saja.

Bila kelelawar, katak dan berbagai hewan tak bertulang lainnya juga dihitung; maka jumlahnya sudah pasti akan melebihi 1 miliar.

Angka 1 miliar itu pun, menurut Dickman dan ilmuwan lingkungan di WWF Australia Stuart Blanch, masih terlalu sedikit jika memperkirakan seberapa jauh api kini telah menyebar.

Pasalnya, kebakaran hutan kini telah keluar dari New South Wales dan mencapai negara bagian Victoria.

Namun, berapa pun jumlahnya, ada satu hal yang pasti: kebakaran ini merupakan krisis biodiversitas di Australia.

Australia merupakan rumah bagi banyak hewan unik. Setidaknya ada 244 spesies mamalia yang hanya bisa ditemukan di Australia.

Baca juga: Berbagai Kerugian yang Diderita Indonesia Akibat Kebakaran Hutan

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Vox
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X