Kompas.com - 29/01/2020, 17:31 WIB

"Saat ini vaksin corona (2019-nCoV) itu kan belum ada, sehingga semua manusia harus mempertahankan diri bagaimana suapaya tidak terserang kan. Nah, supaya tidak terserang, hanya satu caranya," kata Munawaroh dihubungi Kompas.com, Rabu (29/1/2020).

"Pertama meningkatkan kekebalan tubuh agar tubuh tidak lemah. (Meningkatkan kekebalan tubuh) dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan yang bergizi, vitamin, jangan kecapekan," ujarnya.

Selain mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) juga harus dilakukan.

Salah satu contohnya adalah tidak mengonsumsi makanan dengan menggunakan tangan yang kotor. Sehingga diwajibkan selalu mencuci tangan.

"Kemudian karena virus corona ini menyebar melalui udara, sebaiknya memakai masker saat ada di kerumunan orang," katanya.

Ketiga, saat bersin sebaiknya ditutup dengan menggunakan siku bagian atas. Bukan dengan menggunakan telapak tangan.

Ini karena, ketika kita bersin ada sekitar 100.000 butiran kecil lendir dan berbagai mikroorganisme seperti kuman dan bakteri yang dikeluarkan.

Menutup hidung dan mulut menggunakan tangan saat bersin atau batuk dapat memindahkan kuman tersebut ke tangan kita.

Padahal, kita melakukan banyak hal dengan menggunakan tangan. Mulai dari membuka pintu, mengambil barang, makan, hingga bersalaman dengan orang lain.

Jika kuman tadi menempel pada tangan, saat kita bersalaman dengan orang lain atau memegang barang, kuman tersebut juga akan pindah ke segala sesuatu yang kita pegang.

"Jadi kuncinya, kita tidak perlu panik dalam menghadapi virus ini. Yang penting secara individu, mencegah terjadinya penularan dengan meningkatkan kekebalan tubuh dan melakukan kebiasaan hidup sehat dan bersih," katanya.

Baca juga: Terobosan Signifikan, Ahli Duplikat Virus Corona untuk Tangani Wabah

Dia mengatakan, pasien yang terinfeksi di China kemudian dinyatakan sembuh disebabkan oleh kekebalan tubuh yang meningkat.

"Sangat tepat sekali, karena kekebalan tubuh meningkat. Karena sampai sekarang belum ada obatnya, yang bisa mengobati hanya diri sendiri, yaitu kekebalan dari tubuhnya," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.