Kompas.com - 27/01/2020, 18:32 WIB
Alat pemindai suhu tubuh memonitor penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Phnom Penh, Vietnam, Rabu (22/1/2020), menyusul temuan warga diduga terinfeksi virus corona di negara itu. Hingga saat ini, sudah 12 negara di berbagai belahan Bumi yang positif mengumumkan terdampak virus corona yang dilaporkan sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China. AFP/TANG CHHIN SOTHYAlat pemindai suhu tubuh memonitor penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Phnom Penh, Vietnam, Rabu (22/1/2020), menyusul temuan warga diduga terinfeksi virus corona di negara itu. Hingga saat ini, sudah 12 negara di berbagai belahan Bumi yang positif mengumumkan terdampak virus corona yang dilaporkan sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China.

Bayu menilai pentingnya otoritas informasi dari pemerintah. Sebab, kini informasi terkait virus corona dari Wuhan, China telah menimbulkan informasi yang tidak pasti.

"Supaya tidak ada kepanikan (masyarakat), yang dibutuhkan adalah otoritas informasi. Harus datang dari pemerintah," ungkap Bayu.

Pemerintah, menurut dia, perlu segera membuka hotline information authority terkait penyebaran virus corona, terutama di Indonesia.

2. Dukungan pendapat ilmiah

Otoritas informasi ini, kata Bayu, juga perlu didukung oleh analisis dan pendapat para ahli. Informasi menyebar sangat cepat dan dari sumber yang banyak.

Informasi dari otoritas dibutuhkan sebagai rujukan dan arahan untuk langkah selanjutnya.

Bayu menegaskan virus corona bukan masalah umum, tetapi sangat khusus, sehingga membutuhkan keahlian yang sangat tinggi untuk memahami, termasuk untuk menentukan langkah pencegahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ternyata virus ini tidak menyebar lewat udara, tetapi lewat cairan pasien, yakni lewat ludah yang tersembur atau bersin. Informasi seperti inilah yang perlu diakomodir," jelas Bayu.

Baca juga: Virus Corona Wuhan Diduga Telah Menginfeksi 100.000 Orang di Dunia

3. Langkah pencegahan sesuai SOP

Bayu menambahkan sejauh ini upaya penanganan dan langkah preventif terhadap penyebaran virus di Indonesia telah dilakukan sesuai standar operasional yang ada.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.