Pakar Temukan 4 Pola Penuaan Manusia, Setiap Orang Berbeda

Kompas.com - 20/01/2020, 17:00 WIB
ilustrasi orang tua yang kesepian. Thinkstockilustrasi orang tua yang kesepian.

Menurut Kirkland, untuk menerapkannya dengan benar, kita harus mengetahui orang yang menerapkan obat atau intervensi diet yang paling menguntungkan.

Sementara obat-obatan, diet, dan rezim olahraga yang ada dapat menargetkan beberapa tanda penuaan, penanda lain belum sepenuhnya dipahami.

Misalnya, selama penelitian Snyder, 12 orang menandakan fungsi ginjalnya yang buruk dan menurun, delapan di antaranya memakai statin atau obat penurun kolestrol.

Delapan orang yang memakai statin mengalami penurunan kreatinin, atau limbah kimia dalam ginjal. Hal ini menunjukkan bahwa obat juga dapat meningkatkan fungsi ginjal mereka, meskipun tidak jelas mengapa peningkatan juga menurun pada empat orang tambahan.

Tim juga menemukan bahwa konsentrasi beberapa mikroba tampaknya berubah seiring bertambahnya usia, tetapi belum diketahui bagaimana hal itu dapat mempengaruhi kesehatan.
Synder juga menjelaskan, mikroba tertentu dapat berkembang biak sebagai respons terhadap perubahan terkait usia dalam tubuh, sementara yang lain membantu mendorongnya.

Baca juga: Tak Hanya Orang Tua, Stroke Juga Bisa Menyerang Janin

Para penulis juga melihat perbedaan dalam bagaimana orang diabetes dan pra-diabetes berusia dibandingkan dengan orang yang sensitif terhadap insulin, tetapi tidak jelas apakah penanda ini menunjukkan perbedaan bermakna dalam status kesehatan.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa insulin memainkan peran sentral dalam penuaan di seluruh dunia hewan, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengklarifikasi pengaruhnya yang tepat terhadap penuaan manusia.

Untuk saat ini, ageotypes menyajikan banyak pertanyaan tentang penuaan manusia.

Para ilmuwan juga memahami apa arti berbagai penanda penuaan, dokter akan terus mengandalkan penilaian tanda vital standar untuk melacak kesehatan pasien dari waktu ke waktu.

"Dalam waktu dekat, mungkin ageotypes dapat memotivasi orang untuk merawat lebih baik area tubuh mereka yang tampaknya lebih cepat menua daripada yang lain," sambung Snyder.

Misalnya, jika seseorang sesuai dengan profil kategori kardiovaskular, mereka mungkin fokus pada peningkatan kesehatan kardiovaskular mereka dan menjalani tes medis yang relevan untuk memeriksa kemajuan mereka.

"Ketika kami mengumpulkan lebih banyak informasi, kami akan lebih mampu mengikuti bagaimana orang menjadi tua, (serta) intervensi apa yang mereka lakukan yang benar-benar mengurangi penuaan mereka," kata Snyder.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Oh Begitu
3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

Fenomena
Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Fenomena
Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Oh Begitu
Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Fenomena
Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Oh Begitu
Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Fenomena
Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena
BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

Fenomena
Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Oh Begitu
Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Fenomena
CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

Kita
Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X