Mengenal Wabah Virus Corona China dan Cara Mencegahnya

Kompas.com - 19/01/2020, 10:04 WIB
Ilustrasi peneliti sedang bekerja di laboratorium. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi peneliti sedang bekerja di laboratorium.

 

Oleh Ririn Ramadhany


PADA awal tahun 2020, sejumlah media global melaporkan adanya kasus infeksi oleh virus yang tidak dikenal. Pada 11 Januari 2020, otoritas kesehatan China, melaporkan ada 40 kasus kejadian luar biasa mirip pneumonia (radang paru-paru) di kota Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei, China.

Pemerintah China juga melaporkan hasil temuan laboratorium kasus tersebut ke Badan Kesehatan Dunia (WHO), yang menyatakan bahwa kasus ini bukan kasus flu biasa. Temuan ini disusul dengan laporan dari Thailand tentang kasus serupa dari seorang perempuan yang datang dari Wuhan ke Thailand.

Pada 16 Januari 2020, pemerintah Jepang juga melaporkan satu kasus pneumonia terkonfirmasi positif virus sama dengan yang ditemukan di Wuhan.

Seorang lelaki usia 30 tahun yang tinggal di Kanagawa Jepang, menderita demam dan dirawat di rumah sakit. Diketahui lelaki tersebut kembali ke Jepang setelah sebelumnya berkunjung ke Wuhan, China. Gejala yang diderita adalah demam, batuk, pilek, kesulitan bernafas, dan menggigil.

Di Korea Selatan, seorang perempuan China, yang diduga terkena virus ini, menjalani perawatan secara isolasi setelah berkunjung dua kali ke Wuhan bulan lalu – meski belum terkonfirmasi apakah perempuan tersebut positif terinfeksi virus yang sama dengan kasus di Wuhan.

Virus tak dikenal itu kemudian dideteksi sebagai coronavirus baru atau novel coronavirus.

Hingga 5 Januari 2020, China melaporkan 41 kasus positif novel coronavirus (nCoV), dengan satu korban meninggal. Tidak ada laporan kasus positif lagi menyusul setelah itu. Hasil survei epidemiologis menunjukan bahwa tidak ada bukti penularan infeksi virus ini dari manusia ke manusia. Kini penelitian atas penyakit ini masih berlangsung.

Sampai saat ini, di Indonesia belum ada laporan mengenai suspect atau tersangka kasus nCoV ini.

Penyakit baru

Kasus penemuan penyakit baru yang kemudian mewabah bukan hal baru di dunia.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X