Kompas.com - 16/01/2020, 19:32 WIB
Inilah Sudan, badak putih utara jantan terakhir di dunia. Senin (19/3/2018), tim konservasi Kenya mengonfirmasi Sudan mati akibat komplikasi penyakit yang diderita. Daily Nation/NATION MEDIA GROUPInilah Sudan, badak putih utara jantan terakhir di dunia. Senin (19/3/2018), tim konservasi Kenya mengonfirmasi Sudan mati akibat komplikasi penyakit yang diderita.


KOMPAS.com - Badak putih utara merupakan salah satu satwa yang nyaris punah dan populasinya terus berkurang. Upaya selamatkan satwa kalem ini, para ilmuwan ciptakan embrio baru.

Melansir The Independent, Kamis (16/1/2020), embrio baru yang mencoba mereka ciptakan ini diharapkan dapat menyelamatkan badak putih atau Northern white rhino dari kepunahan.

Upaya yang dilakukan para ilmuwan terhadap satwa ini disampaikan oleh Menteri Margasatwa Kenya, Najib Balala.

"Sungguh menakjubkan bahwa kita dapat mengembalikan hilangnya spesies ini melalui ilmu pengetahuan," kata dia.

Baca juga: Berkat Bayi Tabung, Badak Putih Utara Berpeluang Lolos dari Kepunahan

Menurut Balala, para ilmuwan saat ini telah menciptakan embrio baru yang mereka harap akan memberikan kontribusi pada kembalinya populasi badak putih utara yang hampir punah.

Tiga embrio badak putih

Secara artifisial, hanya ada tiga sample embrio buatan yang layak. Ketiganya diciptakan secara vitro dengan menggabungkan sperma beku yang diambil dari badak jantan sebelum mereka mati.

Sedangkan sel telur dipanen dari salah satu dari dua badak putih utara yang masih tersisa di dunia. Spesies ini kini tinggal ada dua dan semuanya badak betina.

Badak putih utara jantan berusia 45 tahun, diketahui ada di Sudan dan telah mati pada 2018 lalu.

Baca juga: Sudan, Badak Putih Jantan Terakhir di Dunia Mati

Saat ini, para peneliti berencana untuk menanamkan tiga embrio yang telah diciptakan untuk menggantikan badak betina putih selatan, spesies badak yang populasinya lebih banyak.

Ketiga embrio tersebut dibuat dari sel telur milik Fatu, badak putih utara, yang merupakan keturunan dari badak putih jantan dari Sudan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Tonga Terus Dipantau Setelah Letusan Besar Sebabkan Tsunami

Gunung Tonga Terus Dipantau Setelah Letusan Besar Sebabkan Tsunami

Fenomena
Waspada Ada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Waspada Ada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Gempa Megathrust Selat Sunda Memicu Tsunami | Gejala KIPI Vaksin Booster ] Jabodetabek Hujan Lebat

[POPULER SAINS]: Gempa Megathrust Selat Sunda Memicu Tsunami | Gejala KIPI Vaksin Booster ] Jabodetabek Hujan Lebat

Oh Begitu
Mengenal Ular Pucuk, Ular yang Banyak Ditemukan di Pemukiman

Mengenal Ular Pucuk, Ular yang Banyak Ditemukan di Pemukiman

Oh Begitu
Gempa Vulkanik yang Pernah Terjadi di Indonesia

Gempa Vulkanik yang Pernah Terjadi di Indonesia

Fenomena
China Luncurkan Roket Long March 2D sebagai Misi Pertama di Tahun 2022

China Luncurkan Roket Long March 2D sebagai Misi Pertama di Tahun 2022

Fenomena
Catat, Ini Daftar Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Catat, Ini Daftar Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Oh Begitu
Asteroid Berukuran 2 Kali Empire State Building Lewat Dekat Bumi Hari Ini

Asteroid Berukuran 2 Kali Empire State Building Lewat Dekat Bumi Hari Ini

Fenomena
Tak Hanya Covid-19, Eropa Diprediksi Akan Hadapi Twindemic, Apa Itu?

Tak Hanya Covid-19, Eropa Diprediksi Akan Hadapi Twindemic, Apa Itu?

Fenomena
Tergolong Ringan, Ini Gejala KIPI Vaksin Booster yang Banyak Dilaporkan

Tergolong Ringan, Ini Gejala KIPI Vaksin Booster yang Banyak Dilaporkan

Kita
Jabodetabek Masih Berpeluang Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Malam Ini

Jabodetabek Masih Berpeluang Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Malam Ini

Fenomena
Isyana Sarasvati Akui Kecanduan Kopi sejak Kuliah, Ketahui 8 Manfaat Minum Kopi

Isyana Sarasvati Akui Kecanduan Kopi sejak Kuliah, Ketahui 8 Manfaat Minum Kopi

Kita
Gempa Indonesia: Mengenal Penyebab Gempa Bumi hingga Potensi Tsunami

Gempa Indonesia: Mengenal Penyebab Gempa Bumi hingga Potensi Tsunami

Oh Begitu
Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Fenomena
Kenapa Jantung Kita Berdetak Lebih Cepat Saat Takut? Sains Jelaskan

Kenapa Jantung Kita Berdetak Lebih Cepat Saat Takut? Sains Jelaskan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.