AS Gaet Para Astronot Jepang untuk Eksplorasi Bulan

Kompas.com - 05/01/2020, 17:04 WIB
Ilustrasi Bulan. ShutterstockIlustrasi Bulan.

KOMPAS.com – Administrator NASA, Jim Bridenstine diam-diam merencanakan untuk meluncutkan roket berisi beberapa astronot Jepang ke Bulan. Hal itu diberitakan oleh koran Jepang, Mainichi.

Jim merencanakan hal tersebut pada September 2019, di mana ia bertemu dengan beberapa petinggi industri luar angkasa. Salah satunya adalah Kepala Space Policy Committee.

Jim merencanakan hal itu dengan harapan, di masa depan, astronot-astronot Jepang akan bisa berkolaborasi dengan para astronot AS dalam menjelajah permukaan Bulan.

Project Artemis

NASA memiliki rencana ambisius untuk mengirimkan astronot AS ke Bulan, sebagai bagian dari project Artemis pada 2024. Project tersebut menggunakan stasiun penelitian luar angkasa di orbit Bulan, bernama Lunar Gateway.

Baca juga: Fenomena Langit Bulan Ini, Hujan Meteor Quadrantid hingga Gerhana Bulan

Pada Mei 2019, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe bertemu dengan Presiden AS Donald Trump untuk membicarakan penjelajahan bulan.

Kurang dari empat bulan kemudian, NASA dan Japan Aerospace Exploration Agency secara resmi mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan bekerja sama dalam project Artemis, dengan Jepang memimpin AS dalam pembuatan Lunar Gateway.

Perlombaan ke bulan

Berdasarkan Mainichi, kolaborasi ini juga menjadi hambatan bagi China untuk rencana mengeksplorasi luar angkasa.

Beberapa negara kuat di dunia berlomba-lomba untuk mengeksplorasi Bulan, dan China adalah negara yang rencananya akan mewujudkan hal tersebut dalam waktu dekat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Fenomena
Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena
Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kita
Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Fenomena
Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Oh Begitu
Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Fenomena
Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Oh Begitu
Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Fenomena
Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Prof Cilik
Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Kita
Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Oh Begitu
3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

Oh Begitu
Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Kita
Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X