5 Hal yang Tak Disarankan saat Mengungsi, Salah Satunya Minum Kopi

Kompas.com - 03/01/2020, 18:03 WIB
Warga Kampung Pulo yang mengungsi ke Rusunawa Jatinegara, Jakarta Timur pada Kamis (2/1/2020) siang. KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAWarga Kampung Pulo yang mengungsi ke Rusunawa Jatinegara, Jakarta Timur pada Kamis (2/1/2020) siang.

KOMPAS.com - Sebanyak 16 orang dikabarkan meninggal dunia dan lebih dari 31.000 orang mengungsi karena terdampak banjir Jabodetabek.

Warga yang tinggal di tempat pengungsian dapat dipastikan berada dalam situasi serba terbatas.

Para pengungsi harus berbagi tempat dan fasilitas dengan puluhan atau ratusan pengungsi lain di tempat yang sama.

Tanpa kita sadari, apa yang dilakukan korban bencana ditempat pengungsian akan berdampak untuk orang lain.

Misalnya saja, jika pengungsi membuat lingkungan pengungsian menjadi kotor karena sampah, hal ini akan mengundang lalat dan kecoak, yang pada akhirnya mencemari makanan di pengungsian dan memicu berbagai penyakit.

Baca juga: Ahli Gizi Imbau Relawan Perhatikan Keamanan Pangan Pengungsi

Untuk itulah, ahli gizi Dr. dr. Tan Shot Yen, M. Hum mengingatkan ada beberapa hal sepele yang semestinya tidak dilakukan oleh para pengungsi. Berikut beberapa di antaranya:

1. Mengonsumsi kopi

Kopi mungkin disediakan di tempat pengungsian. Jika Anda berpikir dengan minum kopi bisa membuat tubuh hangat dan mata melek, asumsi ini salah.

dr Tan menyebut, pengungsi yang mengonsumsi kopi tubuhnya akan diforsir di luar batas.

Selain itu, kafein yang terkandung dalam kopi bisa menjadi stimulan jantung.

"Padahal trauma saja bisa bikin adrenalin naik," kata Tan, Jumat (3/1/2020).

Selain memicu detak jantung bertambah cepat, kopi juga bersifat diuretik.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X