Banyak Ular Keluar saat Banjir, Pakar LIPI Jelaskan Penyebabnya

Kompas.com - 03/01/2020, 13:52 WIB
Ular sanca kembang yang ditemukan usai banjir di Bandar Lampung. Selama satu minggu hujan di Bandar Lampung, BPBD telah menangkap 4 ekor ular berukuran besar. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Ular sanca kembang yang ditemukan usai banjir di Bandar Lampung. Selama satu minggu hujan di Bandar Lampung, BPBD telah menangkap 4 ekor ular berukuran besar.

KOMPAS.com – Banjir tengah melanda beberapa kawasan di Jabodetabek. Dari banyak video yang beredar, beberapa video viral karena penampakan ular yang berenang di pemukiman warga.

Bahkan, pada sebuah video, ular piton besar berenang masuk ke dalam rumah warga.

Ahli herpetologi (reptil dan amfibi) dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Amir Hamidy, mengatakan bahwa perilaku ular saat banjir memang sama seperti manusia.

“Ular itu hewan terrestrial, mereka juga bernapas dengan paru-paru. Ketika banjir naik, sama dengan kita (manusia), mereka mencari permukaan lebih tinggi,” tutur Amir kepada Kompas.com, Jumat (3/1/2020).

Baca juga: Jabodetabek Banjir, BMKG Sebut Ini Baru Permulaan Musim Hujan

Jika biasanya ular tinggal di dalam tanah dan gorong-gorong, lanjut Amir, saat habitatnya tergenang air maka ular pasti akan berenang dan mencari tempat aman.

Selain habitat ular yang memang ada di sekitar kita, Amir mengatakan, bisa jadi ular terbawa arus banjir dari daerah hulu.

“Mereka bisa juga berenang dari daerah hulu, sampai di lokasi tempat tinggal kita. Atau mungkin juga ada hewan peliharaan, human modified habitat,” lanjutnya.

Jenis ular yang keluar saat banjir

Jenis ular yang keluar saat banjir, Amir menuturkan, adalah ular-ular yang memang hidup di sekitar kita.

“Seperti kobra, piton, ular pelangi, ular pemakan cicak. Mereka memang hidup di sekitar kita. Jika saya lihat dari video yang viral itu kan ada kobra dan piton,” lanjutnya.

Baca juga: Banjir Jakarta, Ini yang Harus Dilakukan Jika Bertemu Ular

Khusus ular kobra, weling dan welang, biasanya keluar saat malam hari. Oleh karena itu warga harus lebih waspada saat malam. Apalagi tiga jenis ular tersebut memiliki bisa.

“Populasi kobra yang tengah banyak beberapa waktu ini membuat kita harus lebih waspada. Apalagi ketika air melimpah, dia (kobra) akan mencari tempat yang lebih tinggi,” ucap Amir.

Apa yang harus dilakukan?

Jika melihat ular saat banjir di sekitar Anda, jangan panik. Amir menuturkan, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tempat aman.

“Kemudian kontak petugas pemadam kebakaran. Mereka punya keahlian untuk evakuasi ular. Atau kontak komunitas reptil. Jangan coba menangkapnya sendiri, takutnya ular berbisa,” tutupnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X