Kompas.com - 03/01/2020, 13:03 WIB

Harizal menyebut, berdasar pengukuran dan pencatatan, curah hujan ekstrem awal tahun 2020 kemarin di Jakarta merupakan salah satu kejadian paling ekstrem.

Dalam peristiwa banjir bandang awal tahun baru kemarin, disebut BMKG bahwa ini adalah hasil dari curah hujan ekstrem tertinggi sejak 1866.

Tak hanya Jakarta

Saat hujan mengguyur wilayah Jabodetabek dan sekitarnya pada 31 Desember 2019 sore hingga 1 Januari 2020 pagi, dampaknya banjir cukup luas dan hampir merata.

Setidaknya 16 orang dikabarkan meninggal dan lebih dari 31.000 orang mengungsi dari 158 kelurahan yang terdampak.

Wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Barat tercatat sebagai wilayah yang memiliki kelurahan paling banyak terdampak, yakni sejumlah 65 dan 30 kelurahan.

Curah hujan ekstrem tertinggi juga terkonsentrasi di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Kejadian banjir dan curah hujan ekstrem tidak hanya terjadi di DKI Jakarta, beberapa wilayah di Bekasi, Kota/Kab. Bogor, serta Kab. Lebak (Jawa Barat) juga terdampak banjir bandang.

Pantauan radar cuaca menunjukkan awan potensi hujan cukup tebal terjadi di sebagian wilayah Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

Analisis meteorologis pada 1 Januari 2020 pagi hari menunjukkan, curah hujan tinggi tidak biasanya tersebut dipengaruhi oleh penguatan aliran monsun Asia dan indikasi jalur daerah konvergensi massa udara atau pertemuan angin monsun intertropis (ITCZ) tepat berada di atas wilayah Jawa bagian utara.

ITCZ memicu pertumbuhan awan yang sangat cepat, tebal, dan masif akibat penguapan dari lautan sekitar Pulau Jawa yang sudah menghangat dan menyuplai kelimpahan massa uap air bagi atmosfer di atasnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.