Bintang Raksasa Betelgeuse Bertindak Aneh, Diprediksi Akan Meledak

Kompas.com - 28/12/2019, 12:06 WIB
Ilustrasi ledakan Betelgeuse ESO/L. CalcadaIlustrasi ledakan Betelgeuse

KOMPAS.COM - Salah satu bintang muda, Betelgeuse bertindak tidak menentu belakangan ini karena meredup secara tiba-tiba. Para astronom memprediksikan bahwa bintang tersebut akan meledak atau sekadar akan melalui sebuah fase.

Betelgeuse adalah bintang di bahu Orion, rasi bintang ikonik dalam bentuk seorang pemburu yang memegang busur di langit malam. Namanya berasal dari bahasa Arab yaitu "tangan Orion.” Jaraknya sekitar 700 tahun cahaya dari Bumi sehingga menjadikannya tetangga yang dekat di galaksi kita.

Betelgeuse juga merupakan jenis bintang variabel. Artinya, ia akan meredup dan mencerah secara teratur dalam siklus yang dapat bertahan selama 420 hari. Betelgeuse kini berada dalam periode redup normal selama beberapa bulan terakhir, tetapi dalam kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut model matematika, proses peredupannya akan berakhir pada pertengahan Januari. Namun, Betelgeuse sering mengikuti aturannya sendiri.

Baca juga: Misteri Bintang-bintang yang Hilang, Ahli Curigai Aktivitas Alien

Diprediksi akan meledak

Ed Guinan, seorang profesor astronomi di Universitas Villanova, adalah penulis utama pada makalah 8 Desember 2019 berjudul "The Fainting of the Nearby Supergiant Betelgeuse". Ia menjelaskan, kecerlangan Betelgeuse menurun tajam sejak Oktober dan kini 2,5 kali lebih redup dari biasanya.

Pada awalnya, Betelgeuse menempati urutan kesembilan sebagai bintang yang paling terang di langit. Namun, kecerlangan Betelgeuse kini turun ke urutan 23 di langit.

Padahal, Guinan mengungkapkan, dalam setengah abad terakhir, bintang tersebut tidak pernah redup secara agresif.

Guinan dan rekan-rekannya telah mengamati bintang ini selama beberapa dekade sejak 1980.

Menurut dia, fenomena ini merupakan fase awal dari peledakan bintang, atau sering disebut supernova. Hal ini dikarenakan usianya sudah mencapai sembilan juta tahun, sedangkan, bintang sebesar Betelgeuse biasanya tidak memiliki rentang hidup lebih dari 10 juta tahun.

Baca juga: Rahasia Alam Semesta, Bintang Utara yang Tak Pernah Tenggelam

Namun, karena apa yang menyebabkan supernova berada jauh di dalamnya, mustahil untuk mengetahui dengan pasti apa yang terjadi sejauh ini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X