Indonesia Targetkan Pembangunan Rendah Karbon 2030, Apa Tujuannya?

Kompas.com - 11/12/2019, 12:32 WIB
Banyak arsitek kini berlomba-lomba untuk membangun gedung berbahan dasar kayu dibanding dengan baja dan besi. Selain karena strukturnya yang ringan, kayu juga mampu menyerap emisi karbon Steven ErricoBanyak arsitek kini berlomba-lomba untuk membangun gedung berbahan dasar kayu dibanding dengan baja dan besi. Selain karena strukturnya yang ringan, kayu juga mampu menyerap emisi karbon

"Perlu kembali didudukan konsep proper governance untuk merekontruksi organisasi dan kelembagaan yang ada," jelasnya.

Baca juga: Walikota Kyoto Nyatakan Komitmen Nol Emisi Karbon pada 2050

Sedangkan menurut peneliti Pusat Penelitian Ekonomi LIPI, Maxensius Tri Sambodo, pelaksanaan pengurangan emisi karbon dalam membangun lingkungan hidup itu bukan tanpa kendala.

Dari pengumpulan data di Bali, Bangka-Belitung, dan Nusa Tenggara Barat, terdapat catatan penting.

Hal itu meliputi sistem penganggaran yang perlu memberikan lebih banyak intensif bagi upaya-upaya mempertahankan dan mengembangkan jasa lingkungan hidup.

"Dukungan internasional tidak hanya diperlukan dari sisi pendanaan, namun juga perlu upaya untuk mendorong penguatan jejaring sosial untuk memperkuat masyarakat sipil," kata Maxensius.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X