Kosmetik Kedaluwarsa Tak Boleh Digunakan, Ini Bahayanya untuk Kulit

Kompas.com - 05/12/2019, 11:04 WIB
Ilustrasi kosmetik SHUTTERSTOCK/AFRICA STUDIOIlustrasi kosmetik

KOMPAS.COM - Kosmetik menjadi salah satu barang andalan bagi sebagian besar perempuan.

Meski dapat menunjang penampilan, nyatanya sebagian besar perempuan kurang memperhatikan tanggal kedaluwarsa dalam kosmetik.

Tak hanya memakai kosmetik kedaluwarsa, kuas dan spons juga jarang dicuci.

Padahal, kebiasaan seperti ini justru dapat mengembangkan bakteri berbahaya yang merusak kulit.

Baca juga: Studi: Ada Banyak Lipstik dan Kosmetik Berbahan Dasar Minyak Hiu

Riset terbaru terkait tata rias menemukan, 90 persen produk kosmetik kedaluwarsa bisa menularkan bakteri yang merusak kulit dan berpotensi mematikan.

Beberapa bakteri yang muncul pada kosmetik kedaluwarsa antara lain Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Citrobacter freundii.

Ilmuwan biomedis Amreen Bashir dan Peter Lambert dari Aston University di Inggris menemukan tingkat kontaminasi bakteri yang sangat tinggi di dalam kosmetik.

Kosmetik yang ditelitinya berupa lipstik, lip gloss, eyeliner, dan maskara.

Beberapa kosmetik ini dipilih karena semakin tinggi kadar air, semakin tinggi kemungkinan kontaminasi.

Selain itu, spons jenis beauty blender juga dapat mengontaminasi jamur dengan tingkat tinggi jika jarang dibersihkan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X