Hari AIDS Sedunia, Ini Penyebab, Gejala, hingga Pengobatannya

Kompas.com - 01/12/2019, 13:03 WIB
Ilustrasi HIV/ADIS ShutterstockIlustrasi HIV/ADIS

KOMPAS.com - HIV dan AIDS merupakan dua hal berbeda, tapi saling berhubungan.

Human Imunodeficeiency Virus (HIV) adalah virus yang bisa menyebabkan penyakit Asquired Immune Deficiency Syndrome ( AIDS).

HIV secara drastis dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini yang membuat orang dengan HIV rentan terpapar penyakit, bakteri, virus, dan infeksi.

Selain menurunkan sistem kekebalan tubuh, HIV menyerang dan menghancurkan sel CD4 yang seharusnya dapat melawan infeksi dari sistem kekebalan tubuh.

Ketika sel CD4 hancur, tubuh sulit melawan infeksi dan kanker.

Dilansir Health LIne, HIV adalah kondisi seumur hidup dan saat ini tidak ada obatnya, walaupun banyak ilmuwan sedang berusaha menemukannya.

Baca juga: Hari AIDS Sedunia, Keberadaan Obat ARV Beri Harapan Hidup ODHA

Namun, dengan perawatan medis, termasuk pengobatan yang disebut terapi antiretroviral (ART) adalah mungkin untuk mengelola HIV dan hidup dengan virus selama bertahun-tahun.

Tanpa pengobatan, orang dengan HIV kemungkinan akan mengembangkan kondisi serius yang disebut AIDS.

Pada saat itu, sistem kekebalan tubuh terlalu lemah untuk melawan penyakit dan infeksi lainnya.

Umumnya, harapan hidup orang dengan AIDS yang tidak melakukan pengobatan hanya sekitar tiga tahun.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ,Health Line
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X